• Sat. Apr 18th, 2026

Sentimen Konsumen AS Lebih Rendah Perkiraan Karena Rupiah Menguat.

ByBunga Lestari

Nov 10, 2025

Jakarta, Intra62.com – Pada pembukaan perdagangan hari Senin di Jakarta, nilai tukar rupiah menguat naik sebesar 16 poin, atau 0,10 persen, menjadi Rp16.674 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.690 per dolar AS.

Menurut Lukman Leong, analis mata uang dari Doo Financial Futures, sentimen konsumen Amerika Serikat (AS) yang menurun lebih cepat dari perkiraan menyebabkan penguatan kurs rupiah.

Menurutnya, data yang menunjukkan sentimen konsumen AS yang menurun lebih besar dari perkiraan dapat membuat rupiah menguat terhadap dolar AS.

Sentimen konsumen AS pada bulan November mencapai 50,3, kurang dari perkiraan 53,2 dan angka 53,6 bulan sebelumnya.

Menurut Anadolu, penurunan drastis ini disebabkan oleh penurunan kondisi keuangan pribadi sebesar 17% dan ekspektasi kondisi bisnis sebesar 11% tahun depan.

Konsumen sekarang khawatir tentang potensi konsekuensi ekonomi yang buruk karena penutupan pemerintah federal yang berlangsung lebih dari sebulan.

Lukman mengatakan, “Namun, penguatan diperkirakan akan terbatas oleh harapan bahwa shutdown pemerintah AS akan berakhir. Dilaporkan bahwa Senat Demokrat AS telah menyetujui perjanjian terbaru yang mungkin mengakhiri shutdown pemerintah, tetapi ini hanya spekulasi.”

Penjualan ritel Indonesia yang diperkirakan meningkat 3,2 persen adalah sumber sentiment tambahan.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, nilai rupiah diproyeksikan berkisar antara Rp16.650 dan Rp16.750.

Baca Juga : Rupiah Diperkirakan Menguat Jelang Pertemuan China-AS

( Red ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/