• Sat. Apr 18th, 2026

RI Alihkan Pinjam Utang Luar Negeri ke Jepang dan Swiss

ByAF

Apr 17, 2025
RI Alihkan Pinjam Utang Luar Negeri ke Jepang dan Swiss

Jakarta , Intra62.com . RI Alihkan Pinjam Utang Luar Negeri ke Jepang dan Swiss .   Pada Februari 2025, utang luar negeri (ULN) Indonesia dari negara kreditur pemberi pinjaman terbesar turun. Ini mengakibatkan penurunan total nominal ULN dari Januari 2025 sebesar US$ 427,9 miliar menjadi US$ 427,2 miliar.

Menurut Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), penurunan total ULN Indonesia disebabkan oleh penurunan ULN baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Pada hari Kamis, 17 April 2025, Denny menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa faktor penguatan dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah, juga akan memengaruhi posisi ULN Februari 2025.

Memang, sebagian besar ULN Indonesia berasal dari akumulasi pemberian negara-negara pemberi pinjaman senilai US$ 203,52 miliar, bersama dengan US$ 45,52 miliar dari organisasi internasional atau lembaga asing, dan US$ 178,11 miliar dari sumber lain.

Total ULN Indonesia ke negara-negara yang paling besar memberikan pinjaman kepada RI mengalami penurunan, berdasarkan negara kreditur. seperti yang berasal dari Singapura pada Februari 2025, yang turun dari $ 55,78 miliar pada Januari 2025 menjadi $ 55,45 miliar.

Selain itu, Amerika Serikat menjadi negara kreditur ULN Indonesia terbesar kedua dengan nilai US$ 27,67 miliar pada Februari 2025, turun dari catatan bulan sebelumnya sebesar US$ 27,68 miliar.

ULN terbesar ketiga di Indonesia berasal dari China juga turun. Pada Februari 2025, nilainya sebesar US$ 23,28 miliar, lebih rendah dari nilai awalnya sebesar US$ 23,30 miliar.

Pada Februari 2025, daftar negara kreditur ULN Indonesia meningkat dibandingkan Januari 2025 sebagai berikut.

Negara Pemberi  Utang

1. Jepang: peningkatan dari 20,88 miliar menjadi 21,01 miliar.

2. Hongkong: penurunan dari 18,77 miliar menjadi 19,16 miliar

3. Australia: peningkatan dari $2,11 miliar menjadi $2,20 miliar

4. Austria: Pengurangan dari $ 530 juta menjadi $ 531 juta

5. Belanda: peningkatan dari 4,26 miliar USD menjadi 4,30 miliar USD

6. Inggris: peningkatan dari 4,31 miliar menjadi 4,40 miliar

7. Jerman: peningkatan dari 5,11 miliar menjadi 5,13 miliar

8. Swiss: meningkat dari 2,11 miliar menjadi 2,18 miliar

Baca juga : Hutang Pemerintah Turun Tajam, Apakah Dibayar Jokowi? Ini Penyebabnya Yuk Kita Simak

(Anisa-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/