• Thu. Jul 23rd, 2026

Rencana Hapus PPKM, Survei Antibodi COVID-19 Terbaru

ByIM

Dec 23, 2022
Antibodi COVID-19

Jakarta, Intra62.com – Survei antibodi COVID-19 menjadi salah satu pertimbangan Pemerintah dalam keputusan rencana penghapusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ). Lalu, apakah pelaksanaan sero survei antibodi COVID-19 terbaru akan dipercepat sekarang?

“Pelaksanaan sero survei antibodi COVID-19 terbaru sudah mulai disiapkan dari sekarang”, disampaikan Siti Nadia Tarmizi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) Republik Indonesia.

Laporan hasil  survei antibodi terbaru akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasil survei antibodi atau Survei Serologi yang keempat kalinya ini pun juga melihat  survei antibodi yang sebelumnya dilakukan pada Juli 2022. Tujuannya, melihat seberapa besar peningkatan antibodi masyarakat terhadap virus Corona.

Pelaksanaan Januari 2023 , persiapan Desember 2022 persiapan sero survei antibodi COVID-19.

Hasil Survei Serologi ke-3 antibodi penduduk Indonesia terhadap virus SARS-CoV-2 pada Agustus 2022, di umumkan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes dan Tim Pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

Di lakukannya Survei serologi ke-3 untuk 100 kabupaten/kota terpilih yang tersebar di 34 provinsi.  Pemeriksaan dilakukan di BKPK dan laboratorium jejaring dengan metode kuesioner.

Hasil dari survei serologi ke-3 menunjukkan, adanya peningkatan proporsi penduduk yang  memiliki antibodi COVID-19  SARS-CoV-2, yakni dari 87,8 persen pada Desember 2021 menjadi 98,5 persen pada Juli 2022.

Data Kajian Perkembangan COVID-19

Demi mengambil keputusan penghentian PPKM, Presiden Jokowi sedang menunggu kajian Kemenkes.

Secara garis besar, menurut Siti Nadiia Tarmizi, laporan yang dimaksud adalah data surveilans perkembangan COVID-19 Tanah Air.

Tak hanya itu, data perkembangan COVID-19 secara global dan negara-negara lain juga akan dilaporkan kepada Jokowi. Hal ini sekaligus melihat situasi COVID-19 global, yang masih terjadi peningkatan kasus COVID-19 di negara lain seperti Tiongkok.

Tren kasus konfirmasi harian COVID-19 dalam dua pekan terakhir menurun, dari 3.241 menjadi 1.118 per 22 Desember 2022.

Baca Juga : Menteri Basuki Resmikan 4 Infrastruktur Kerakyatan Di Temanggung

Penurun di angka kasus aktif, rata-rata pasien meninggal dalam dua pekan terakhir ikut mengalami penurunan, dari 2.394 persen menjadi 2.391 persen akibat COVID-19.

Data Kemenkes juga mencatat, jumlah pasien COVID-19 yang dirawat menurun di angka 3.447, sebelumnya 5.716 pasien dirawat.

Rencana Survei Antibodi Januari 2023

Kemenkes RI akan melakukan sero survei antibodi COVID-19 terbaru masyarakat Indonesia. Pada Januari 2023 mendatang direncanakan dilakukan.

“Survei Serologi pada Januari 2023 nanti merupakan survei keempat secara nasional”, disampaikan Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan RI.

Dari segi vaksinasi COVID-19 sendiri, terjadi tren peningkatan dalam dua pekan terakhir, dari Laporan Data Harian COVID-19 Kemenkes per 22 Desember 2022.

Tren vaksinasi dalam dua pekan terakhir,

  1. 86,58% Vaksinasi dosis 1. 
  2. 74,09% Vaksinasi dosis 2.
  3. 28,79% Vaksinasi dosis 3 atau booster pertama. 
  4. 6,96%  Vaksinasi dosis 4 atau booster kedua. (red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/