• Sat. Apr 18th, 2026

Prabowo Bangga Dengan Standar Keamanan Pangan MBG yang Bersaing Dengan Jepang dan Eropa.

ByBunga Lestari

Feb 13, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah menghasilkan sekitar 4,5 miliar porsi makanan untuk penerima manfaat, telah mencapai standar keamanan pangan yang tinggi, kata Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya di agenda groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat, Presiden menyatakan bahwa teknologi pengujian keamanan makanan yang digunakan memiliki standar global.

Saya menyaksikan alat-alat yang digunakan, yang dimulai oleh Kepolisian, tadi. Saya menyaksikan bahwa ada filter air dan ultraviolet yang digunakan untuk membunuh bakteri di tray makanan. Dia menyatakan bahwa ada tes keamanan makanan yang dibuat di dalam negeri yang memiliki standar global.

Ia menyatakan bahwa produksi pangan adalah kebutuhan sehari-hari yang menentukan kelangsungan hidup masyarakat dan merupakan pilar peradaban negara.

Presiden, dalam pidatonya, menekankan penggunaan teknologi pengolahan makanan yang dinilai maju tetapi masih murah, seperti sistem penyaringan air, sterilisasi ultraviolet untuk peralatan makan, dan perangkat uji keamanan pangan yang dibuat di dalam negeri.

Presiden Prabowo juga menyatakan bahwa program telah menghasilkan sekitar 4,5 miliar porsi makanan hingga saat ini.

Sekitar 28.000 penerima manfaat dari jumlah itu dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, seperti sakit perut yang diduga akibat keracunan.

 

Apa artinya? 99,999 adalah hasilnya (MBG, merah). Iya kan? Di mana ada usaha manusia sepenuhnya? Dia menyatakan bahwa ada, tetapi sulit untuk mencapainya.

Presiden menyatakan bahwa statistik keamanan pangan program MBG Indonesia lebih baik daripada beberapa negara di Eropa dan Jepang, menurut laporan yang dia terima dua hari lalu, yang masih perlu diverifikasi.

 

Meskipun demikian, ia menasihati jajarannya untuk tidak berpuas diri dan terus memantau keamanan menu MBG yang sampai ke penerima manfaat.

Ya, kesombongan adalah awal dari kehancuran. Jangan sombong. Ingatlah itu. Ya, semakin berisi semakin menunduk; itu ilmu padi nenek moyang kita.

Baca Juga : Prabowo Memberikan Penghargaan Kepada Dadan Hindayana dan Perwira Polri Atas Jasa Mereka.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/