Denpasar , Intra62.com . Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali berjanji akan memberikan layanan terbaiknya untuk mendukung penuh gelaran internasional World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali, pada 18-25 Mei 2024.
PHRI percaya bahwa World Water Forum ke-10 memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Bali, terutama di bidang pariwisata dan kreatif. Ini terbukti dengan peningkatan jumlah hotel di Bali, terutama di Nusa Dua.
Menurut I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, Ketua PHRI Kabupaten Badung, pihaknya telah menyiapkan layanan terbaik untuk delegasi.
Rai mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip Minggu (19/5/2024), “Pelaksanaan event-event meetings, incentives, conferences, and exhibitions tourism (MICE) internasional akan memberikan dampak yang besar. Ini tentunya akan menjadi berkah bagi Bali.”
Baca juga : Mahalini Menjalani Upacara Adat Hindu Bali Menjelang Pernikahan
Kepala negara atau kepala pemerintahan negara undangan serta organisasi internasional menghadiri World Water Forum ke-10 di Indonesia. Lebih dari 35 ribu orang akan menghadiri forum dengan tema “Water for Shared Prosperity”.
Rai mengatakan bahwa semua hotel di kawasan Nusa Dua tempat konferensi berlangsung memiliki tingkat okupasi 100%. Ini berdampak pada hotel di luar kawasan, seperti Jimbaran, Kuta, Sanur, dan Ubud.
Menurutnya, hal itu juga akan berdampak lebih luas pada bisnis lain, seperti restoran.
Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua PHRI BPD Bali, menyatakan hal yang sama. Disebutkannya bahwa pemilihan Bali sebagai tuan rumah World Water Forum akan berdampak langsung pada tingkat hunian hotel di Bali, terutama di Nusa Dua, dan juga meningkatkan reputasi Bali sebagai destinasi wisata favorit di seluruh dunia.
Dalam sebuah pernyataan sebelumnya, Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), menyatakan bahwa secara keseluruhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif siap mendukung pelaksanaan World Water Forum ke-10.
