• Mon. Feb 9th, 2026

Pesan Idul Fitri 2025 : Ketua Umum AWDI Ajak Budayakan Anti Korupsi dan ” Potong Generasi “

ByAF

Mar 31, 2025
Pesan Idul Fitri 2025 : Ketua Umum AWDI Ajak Budayakan Anti Korupsi dan " Potong Generasi "

Jakarta , Intra62.com . Pesan Idul Fitri 2025 : Ketua Umum AWDI Ajak Budayakan Anti Korupsi di Pemerintahan . Hal ini disampaikan Balham Wadja SH ketika ditanya pesan lebaran 2025 , 31 Maret 2025 . Hari Raya Idul fitri adalah momen yang penuh makna, di mana kita semua kembali kepada kesucian hati, saling memaafkan, dan memperkuat silaturahmi.

Lebaran juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai kejujuran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Balham Wadja  mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya insan pers. Untuk menjadikan momentum Lebaran sebagai awal dalam membudayakan sikap antikorupsi dalam tata kelola pemerintahan . Dan sekaligus dalam  kehidupan sehari-hari.

Korupsi bukan hanya soal tindakan besar di pemerintahan. Tetapi juga kebiasaan kecil yang harus kita cegah, seperti penyalahgunaan wewenang, ketidakjujuran, dan perilaku yang tidak transparan.

Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki peran penting dalam mengawal transparansi dan keadilan. Oleh karena itu, AWDI menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi pemerintah daerah  tentang bahaya korupsi . Serta mendorong pemberitaan yang objektif, berimbang, dan berbasis fakta.

Balham tegaskan , ” Mari kita jadikan semangat Lebaran ini sebagai langkah awal untuk lebih jujur, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Dengan memperkuat budaya anti korupsi, kita dapat mewujudkan bangsa yang lebih bersih, adil, dan bermartabat.

Potong Generasi

Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus dilakukan dengan cara yang lebih tegas dan sistematis. Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah potong generasi, yaitu memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda yang memiliki integritas, idealisme. Dan semangat perubahan untuk menggantikan generasi lama yang terjebak dalam budaya koruptif.

Ketua Umum AWDI menyatakan bahwa korupsi bukan hanya sekadar tindakan individu . Tetapi juga merupakan warisan sistemik yang terus berulang .  Jika tidak ada pembaruan dalam kepemimpinan dan

birokrasi. Oleh karena itu, regenerasi harus dilakukan dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak muda yang berkompeten . Dan memiliki rekam jejak bersih untuk berperan dalam pemerintahan, lembaga negara, serta sektor-sektor strategis lainnya.

Selain itu, AWDI menekankan pentingnya pendidikan antikorupsi sejak dini dan reformasi sistem rekrutmen aparatur negara agar bebas dari praktik suap, nepotisme, dan politik uang.

Dengan regenerasi yang sehat dan berbasis transparansi, diharapkan budaya lama yang sarat dengan kepentingan pribadi . Dan penyalahgunaan wewenang dapat segera tergantikan oleh generasi baru yang membawa perubahan positif bagi bangsa.

Sebagai bagian dari kontrol sosial, AWDI berkomitmen untuk terus mengawal transparansi, mendorong kebijakan yang berpihak pada pemberantasan korupsi, serta memperjuangkan kebebasan pers agar dapat mengungkap praktik-praktik korupsi tanpa tekanan dan intervensi.

Potong generasi bukan sekadar wacana, tetapi langkah nyata untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Saatnya kita memberikan peluang bagi generasi baru untuk membangun Indonesia yang lebih bersih, berintegritas, dan berkeadilan.

Atas nama Keluarga Besar AWDI

atas nama keluarga AWDI

Selamat Hari Raya Idul fitri 1446 H, Mohon Maaf Lahir dan batin.
Semoga keberkahan dan kebaikan selalu menyertai kita semua.

Baca Juga : Ancol Targetkan 660 Ribu Pengunjung di Lebaran 2025

( Anisa-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/