Jakarta, Intra62.com – Seorang sumber diplomatik Turki memberi tahu RIA Novosti hasil perundingan di Istanbul antara delegasi Rusia dan Ukraina dapat berfungsi sebagai dasar untuk pertemuan tingkat tinggi berikutnya.
Sebuah sumber mengatakan bahwa perundingan telah dilakukan dalam tiga putaran di Istanbul. Untuk menjelaskan posisi masing-masing pihak, hasilnya telah diserahkan kepada para pemimpin masing-masing negara.
Dijamin bahwa temuan ini akan menjadi dasar perundingan di tingkat pemimpin. Sumber tersebut mengatakan, “Tugas utama saat ini adalah memastikan proses negosiasi berlangsung tanpa gangguan dan menghasilkan hasil konkret.”
Tiga kali pertemuan langsung sebelumnya menghasilkan pertukaran tahanan dan penyerahan jenazah prajurit Ukraina kepada Kiev oleh Rusia. Kedua belah pihak juga bertukar gagasan memorandum untuk menyelesaikan konflik.
Sumber diplomatik Turki mengatakan bahwa Turki berharap ada lanjutan negosiasi di Istanbul. Namun, belum ada sinyal baru dari pihak mana pun.
Moskow siap membahas aspek politik penyelesaian konflik dan bekerja dalam format apa pun, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
Namun, usulan yang diajukan Rusia dalam putaran ketiga perundingan dengan Ukraina di Istanbul pada Juli untuk membentuk tiga kelompok kerja yang secara lebih khusus membahas masalah kemanusiaan, militer, dan politik belum dijawab oleh Moskow.
Dilaporkan bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak undangan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk berkunjung ke Moskow untuk melanjutkan perundingan.
Baca Juga : Jika Aset Ditransfe Ke Ukraina, Rusia Mengancam Balasan Keras.
:RUU Ekstradisi Indonesia-Rusia disahkan dalam Rapat Paripurna DPR
( Red ).
