Jakarta, Intra62.com – Setelah menjalani sesi kualifikasi di Indonesia Arena di Jakarta pada Senin, atlet putra Indonesia gagal masuk ke putaran final All-Around pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Abiyu Rafi, atlet Indonesia yang berada di posisi ke-40 pada kualifikasi, mencatatkan 69,197 poin, total.
Setelah kualifikasi, Abiyu mengatakan pada jumpa pers, “Saya masih terlalu tegang karena (ini) kejuaraan dunia senior pertama kami. Kalau junior sudah pernah, cuma ini seperti lebih tegang, gugup pastinya, karena kita tuan rumah harus mempersiapkan semaksimal mungkin.”
Mental. Selain itu, lawannya adalah atlet Olimpiade, jadi mereka banyak belajar. Dia kemudian mengatakan, “Evaluasi ulang setelah ini pasti, dan target berikutnya tidak di sini saja.”
Baca Juga : Menurut Joseph Judah, Persiapan Tim Untuk Kejuaraan Dunia Sangat Singkat.
Abiyu mencatatkan poin 13,066 untuk nomor senam lantai, 9,566 untuk kuda-kuda pelana, 9,366 untuk gelang-gelang, 13,966 untuk kuda-kuda lompat, 10,733 untuk palang bertingkat, dan 12,500 untuk palang tunggal.
Satria Tri Yudha adalah pesenam Indonesia dengan peringkat terbaik berikutnya, berada di posisi ke-55, dengan total 46,498 poin dan bermain di empat alat.
Yudha mendapat 10,766 poin pada nomor senam lantai, sementara dia mendapat 12,535 poin pada kuda lompat, 11,666 poin pada palang bertingkat, dan 11,533 poin pada palang tunggal.
Dua wakil Indonesia berikutnya berada di posisi yang cukup rendah. Dengan 11,133 poin, Agung Suci Akbar berada di posisi ke-204, dan Joseph Judah Hatoguan berada di posisi ke-212, dengan 08,00 poin. Kedua atlet tersebut hanya mengikuti satu nomor, yaitu kuda pelana.
Karena masalah kebugaran, Aprizal Muhammad, wakil atlet putra Indonesia lainnya, tidak berpartisipasi dalam pertandingan.
( Red ).
