• Sat. Jun 6th, 2026

Pengelola Kolam Renang Vitaka 23 Keluhkan Pengunjung Sekolah Turun , Dampak KDM ?

ByAF

Jul 21, 2025
Pengelola Kolam Renang Vitaka 23 Keluhkan Pengunjung Sekolah Turun , Dampak KDM ? . 

Bekasi , Intra62.com .  Pengelola Kolam Renang Vitaka 23 Keluhkan Pengunjung Sekolah Turun , Dampak KDM ? .  Dalam pernyataannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak melarang kegiatan rekreasi seperti kolam renang; sebaliknya, dia menunjukkan bahwa siswa harus membayar sendiri tiket ke kolam renang.

Menurut Riza, pengelola Kolam Renang Vitaka 23 di Perumahan Taman Villa Kartini Margahayu di Kecamatan Bekasi Timur, pengunjung kurang dari siswa sekolah.

Banyak pihak sekolah yang salah menginterpretasikan pernyataan Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) tentang renang. Menurut iniijabar.com pada Senin (21/7/2025), dampak penurunan siswa sekolah yang mengikuti ekstra kulikuler renang.

Riza menyatakan bahwa sekolah tidak perlu khawatir akan ditegur oleh gubernur Jabar karena kegiatan ekstrakulikuler renang akan menghasilkan atlet renang yang akan membawa nama baik sekolah dan daerah asal mereka.

Riza berkata, “Justru dari olahraga ekstra kulikuler itu bisa dihasilkan bibit atlet renang.”

Selain itu, dia meminta Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk memberi tahu sekolah tentang kelanjutan pelajaran renang sebagai bagian dari kurikulum.

Dia menyatakan, “Kami akui bahwa sejak pernyataan KDM, banyak sekolah tidak lagi memiliki kolam renang untuk siswanya. Akibatnya, jumlah orang yang mengunjungi kolam renang sekolah menurun.”

Seperti yang diketahui, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi juga melarang tiket renang bagi siswa yang mengikuti kelas renang.

KDM meminta pengajar  untuk tidak menarik biaya tiket masuk siswa. Dia percaya bahwa siswa harus membayar sendiri.

Terutama bagi siswa yang pergi ke kolam renang untuk berolahraga. Sementara siswa yang tidak datang tidak perlu membayar tiket kolam renang.

Ini adalah hak setiap siswa, kata Dedi Mulyadi. Pembayaran tiket masuk secara mandiri oleh siswa juga merupakan cara sekolah menunjukkan transparansi dan mencegah pungutan liar.

Baca juga : Ketum AWDI : Langkah Mundur Bila Pemkot ingin Transparan, Tapi Abaikan Pers

( Anisa-red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/