Jakarta, Intra62.com – Melalui penyelenggaraan South Kalimantan Tourism Islamic Fair pada tahun 2025, pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen untuk menjadikan wilayahnya sebagai tempat wisata Islami dan ramah muslim di Indonesia.
Di Banjarmasin, Jumat, Muhammad Syarifuddin, Sekretaris Daerah Kalsel, menyatakan bahwa Kalsel memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan wisata religi ramah muslim.
Dia menyatakan bahwa potensi tersebut mencakup sejarah para ulama besar Banjar, kekayaan budaya lokal yang bernapaskan Islam, dan tradisi masyarakat yang sudah mengakar kuat.
Ia menyatakan bahwa pemerintah provinsi (pemprov) bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat umum dan memperkuat posisi provinsi sebagai lokasi wisata religi Nusantara dengan melakukan tindakan ini.
Selanjutnya, kegiatan tersebut, yang berlangsung di Siring 0 Kilometer Kota Banjarmasin selama tiga hari (20–22 November 2025), menghadirkan 55 stan pameran yang menampilkan produk wisata dan ekonomi kreatif dengan tema Islami.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berkompetisi dengan mempertahankan kearifan lokal dan bekerja sama dengan semua pihak yang terlibat.
Dia mengatakan bahwa dia berharap bahwa kegiatan ini akan menghasilkan inovasi baru, seperti produk UMKM halal yang semakin dikenal, kreativitas generasi muda yang berkembang, dan kolaborasi lintas komunitas yang semakin kuat untuk meningkatkan wisata religius dan ekonomi Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Iwan Fitriady menyatakan bahwa Gubernur Kalsel H Muhidin dan Ketua DWP Kalsel mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selain pameran, South Kalimantan Tourism Islamic Fair 2025 akan mengadakan berbagai kegiatan, seperti Kajian Hati bersama Ustaz Hilman Fauzi, Halal Tourism Expo, pertunjukan seni Islami dan nasyid Banua, presentasi dan diskusi tentang pengembangan wisata religi, serta acara Islami seperti Maulid Habsyi, Dai Cilik, dan Azan.
Baca Juga : Bencana Banjir Rob Telah Diantisipasi Oleh BPBD DKI.
(RED).
