• Sat. Apr 18th, 2026

Pakar: Jerami Dapat Menjadi Bahan Bakar Alternatif.

ByBunga Lestari

Nov 21, 2025

Jakarta, Intra62.com – Dr. Leopold Oscar Nelwan, seorang pakar yang juga mengajar Teknik Mesin dan Biosistem di Universitas IPB, mengatakan bahwa jerami dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.

Leopold mengatakan kepada IPB, Kota Bogor, Jumat, bahwa dalam proses konversi jerami menjadi bahan bakar alternatif., beberapa sumber menunjukkan bahwa jerami digunakan sebagai biomassa lignoselulosa.

Menurutnya, bahan bakar yang dimaksud bukan etanol atau biodiesel, tetapi hidrokarbon, karena hanya hidrokarbon yang memenuhi standar komersial jika dipasarkan secara murni untuk mesin.

Diklasifikasikan menjadi paraffin, isoparaffin, olefin, dan aromatik, hidrokarbon adalah senyawa yang terdiri dari karbon dan hidrogen.

Sebagai contoh, rentang karbon bensin adalah C5–C12, sedangkan solar adalah C12–C20.

Meskipun sebagian besar biomassa masih dalam tahap penelitian, Leopold menjelaskan bahwa ada banyak cara untuk mengubah biomassa lignoselulosa menjadi hidrokarbon.

Beberapa jalur umum yang dia sebutkan termasuk proses termokimia, seperti gasifikasi yang diikuti dengan sintesis Fischer–Tropsch (FT), dan pirolisis cepat yang menghasilkan minyak bio yang diproses dengan hidroterapi.

Dr. Leopold juga menjelaskan konversi melalui hidrolisis monosakarida. Konversi ini dapat terjadi melalui gula langsung ke hidrokarbon (DSHC) atau melalui etanol melalui mekanisme alkohol ke hidrokarbon.

Dia menyatakan bahwa gasifikasi dan FT adalah tahap yang paling mendekati tahap komersialisasi dari seluruh proses karena prinsipnya telah diterapkan pada konversi batu bara.

 

Dia menyatakan, “Beberapa literatur menyebutkan bahwa biaya menghasilkan satu liter bahan bakar dari batu bara melalui proses FT mencapai 0,8–1,6 dolar AS, bahkan mungkin lebih dari empat kali lipat harga batu bara.”

Biofuel generasi kedua, yang mendukung keberlanjutan, dapat mengubah limbah biomassa menjadi bahan bakar. Namun, karena biaya investasi dan proses yang mahal, teknologi ini belum banyak digunakan.

Teknologi ini dapat meningkatkan kelayakannya atau memiliki kemampuan untuk bersaing saat harga bahan bakar fosil naik atau dibatasi.

Baca Juga : BPOM Mengembangkan Fitofarmaka Untuk Mengurangi Impor Bahan Baku Obat.

(Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/