Jakarta, Intra62.com – Pemerintah pusat sedang menyusun buku sejarah dengan biografi para pahlawan nasional, kata Menbud Fadli Zon.
Kementerian Kebudayaan akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan meminta para ilmuwan untuk menulis buku sejarah.
Selain itu, kami sedang mengerjakan buku yang berisi biografi para pahlawan. Di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Fadli menyatakan, “Yang tadi kita sudah kerjasama dengan Kementerian Sosial, semua hasil penelitian dari tokoh-tokoh pahlawan itu, jadi tidak sembarangan gitu.”
Buku sejarah tersebut, menurut Fadli, akan menggambarkan para pejuang yang telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional dari pemerintahan Presiden Soekarno hingga Presiden Prabowo Subianto.
Fadli mengatakan bahwa sejarawan dan peneliti akan menulis ulang sejarah secara profesional.
Dia berpendapat bahwa penulisan ulang sejarah tidak akan terpengaruh oleh pemberian gelar Pahlawan Nasional hari ini di Istana Negara, Jakarta.
Selain itu, ia menekankan bahwa para ahli sejarah tidak dapat menyimpang dari sejarah yang sudah ada.
Fadli menyatakan bahwa mereka yang dapat menulis sejarah adalah para sejarawan yang memiliki pengetahuan tentang sejarah, riset, dan penelitian. Jadi tidak bisa sembarangan, dan itu ada di perguruan tinggi.
Selain itu, Fadli menyatakan bahwa para sejarawan universitas dan Kementerian Kebudayaan akan terus melakukan penelitian tentang penulisan ulang sejarah dan pahlawan nasional.
Baca Juga : Soeharto: Warisan Kontroversial, Penyematan Gelar Pahlawan Layak Dipertimbangkan.
(Red).
