• Wed. Feb 21st, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Pelajar Asal Banyuwangi Meraih Dua Medali Emas Kejuaraan Karate Dunia di Portugal

    ByNAS

    Dec 8, 2023
    Pelajar Asal Banyuwangi

    Banyuwangi, Intra62.com – Pelajar asal Banyuwangi, Aldhea Azarina Bharata meraih dua medali emas kejuaraan Karate Dunia di Portugal, disambut hangat warga dan pelajar lainya saat kembalinya ke Banyuwangi.

    Setibanya di bandara, Aldhea disambut perwakilan Pemkab Banyuwangi, organisasi karate, wali kelas, dan keluarga. Aldhea pun disambut dengan karangan bunga.

    Baca Juga:  Wanita Cantik Asal Kalbar Berhasil Menjadi Juara Audisi Pemilihan Putra Putri 2024, Siapakah Sosok Tersebut?

    Anak bungsu dari dua bersaudara itu kemudian berangkat ke sekolahnya di SDN 1 Mojopanggung dengan mobil terbuka. Dalam perjalanan dari bandara menuju sekolah, dhea dan rombongan sorak sorai mengiringi perjalanannya.

    Warga sangat memuji gadis yang berhasil mengharumkan nama Banyuwangi di kancah internasional. Alhea baru saja menjuarai kejuaraan Karate Dunia MIKO (Maia International Karate Open) yang diadakan pada tanggal 2 dan 3 Desember di kota Maia, Portugal.

    Pada turnamen ini, ia berhasil meraih dua medali emas pada cabang Kata dan Kumite sekaligus. Saat siswa berusia 11 tahun itu tiba di sekolah tempatnya belajar, Berbagai pun tak kalah antusiasnya.

    Ratusan siswa antusias menyambut kedatangannya. Sesampainya Dia di sekolah, tak hanya sorak sorai, tapi juga air mata haru. Teman-teman sekolah Dhea menyiapkan nyanyian khusus untuk persiapan kedatangan sang juara.

    Saat bertemu teman-teman sekelasnya, Dhea berusaha menahan air matanya. “Ini berkat kerja keras dan latihan yang konsisten,” ucap Aldhea siswa kelas VI itu, Jumat (8/12/2023).

    Selama ini Dhea aktif mengikuti ekstrakurikuler karate di sekolah sejak kelas dua. Ia rutin berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi dari tingkat kabupaten hingga nasional.

    Tak disangka Pelajar Asal Banyuwangi Ini Jadi Juara

    Pada kejuaraan The Miko, Dhea pertama kali tampil di pentas dunia. Meski baru debut, namun ia merasa tak ada beban yang membebaninya hingga berhasil menjuarai setiap turnamen yang ia ikuti.

    “Tidak pernah berpikir akan menang,” katanya.

    Kemenangan ini semakin menambah semangat Aldhea dalam mengikuti kompetisi. Dalam waktu dekat, ia mengincar kejuaraan Asia dan Dunia tahun depan.

    Selama turnamen, Dhea menghadapi beberapa lawan kuat. Salah satunya adalah pemain tuan rumah yang Dhea lawan di semifinal. Dengan semangat yang kuat ia mampu mengalahkannya, melaju ke final dan akhirnya menjadi juara.

    Ibu Aldea, Rina Mayasari 40 tahun, juga terlihat menemani Aldea. Ia mengaku gugup saat menonton siaran langsung di TV yang ia tonton melalui ponselnya.

    “Saya sangat gugup. Ya, ini pertama kalinya dia akan berkarir di karate tanpa didampingi oleh keluarganya,” ujarnya.

    Berpartisipasi dalam dua nomor

    Aldhea meraih dua medali emas pada kejuaraan Karate Dunia The Miko (Maia International Karate Open) yang diadakan di Maia, Portugal.

    Firda Dian Pramana, pelatih Aldhea dari Dojo FDP Karate Indonesia Banyuwangi, mengungkapkan kejuaraan digelar pada Minggu, 3 Desember 2023. Pada titik ini, Dhea langsung mengikuti dua babak kompetitif, Kata dan Kumite.

    “Dengan dua nomor perlombaan tersebut, Dhea berhasil tampil sebagai pemenang dan meraih medali emas,” kata Firda.

    Dhea mendapatkan nilai tertinggi dari para juri pada kejuaraan Karate Nomor Kata. Sedangkan nomor kumite menilai jumlah pukulan dan tendangan yang mengenai lawan.

    “Alhamdulillah Aldhea mampu memberikan yang terbaik selama pertandingan,” tutupnya. (red/intra62)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *