• Tue. Apr 14th, 2026

Menurut BPBD DKI, OMC Berhasil Mengurangi Curah Hujan Sebesar 23,85 Persen.

ByBunga Lestari

Feb 2, 2026

Jakarta, Intra62.com – Hasil evaluasi awal, menurut Isnawa Adji, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menunjukkan bahwa implementasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) membantu mengendalikan curah hujan di Jakarta.

Di Jakarta, Senin, Isnawa menyatakan bahwa, berdasarkan hasil evaluasi data curah hujan, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 30 Januari hingga hari ini terbukti mampu menurunkan curah hujan sebesar 23,85 persen.

Dia menyatakan bahwa OMC tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi risiko banjir dan genangan air.

Selain itu, dia menegaskan bahwa BPBD DKI akan terus bekerja sama dan bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara, dan lembaga terkait lainnya untuk memastikan pelaksanaan OMC berjalan dengan baik dan sesuai dengan analisis dinamika atmosfer terbaru.

Menurut Isnawa, pada hari Minggu (1/2), empat penerbangan OMC dilakukan dengan pesawat Casa 212-200 A-2105 milik TNI Angkatan Udara.

Fokus operasi adalah daerah yang berpotensi menjadi lokasi pertumbuhan awan hujan, baik di perairan maupun daratan.

Proses sorti tersebut mencakup:

* Sorti pertama, di daerah Selat Sunda, dengan penyemaian natrium klorida sebanyak 800 kg pada ketinggian 10.000–11.000 kaki.

* Tipe kedua terjadi di wilayah Selat Sunda, dengan penyemaian natrium klorida 800 kg pada ketinggian 8.000–10.000 kaki.

* Klasifikasi ketiga terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, dengan penyemaian CaO 800 kg pada ketinggian 7.000–8.000 kaki.

* Sorti keempat, di daerah Selat Sunda, dengan penyemaian natrium klorida sebanyak 800 kg.

Dengan tambahan empat sorti tersebut, sejak 30 Januari hingga 1 Februari 2026, OMC telah melakukan sembilan sorti.

Sampai hari ini, 4.000 kg natrium klorida dan 3.200 kg CaO telah digunakan sebagai bahan semai, dengan jam terbang total 13 jam 10 menit.

Baca Juga : BPBD: Angin Kencang Menyebabkan 41 Rumah Rusak Di Lombok Tengah.

Baca Juga : BPBD: 1.579 Rumah Di Kota Serang Terendam Banjir, 501 Orang Mengungsi.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/