Jakarta, Intra62.com – Pemkot Jakarta Barat (Jakbar) mengerahkan 300 anggota staf gabungan untuk menangani dampak pascabanjir di daerah tersebut pada Selasa.
Wali Kota Jakarta Barat mengatakan bahwa pasukan ini dibentuk untuk menangani pascabanjir. Beberapa daerah sudah surut, tetapi masih ada sisa sampah dan lumpur. Oleh karena itu, pasukan ini dikirim untuk membersihkan.
Dia juga memastikan bahwa sarana dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) siap untuk menangani pascabanjir.
Iin menyatakan bahwa semua sarana, sumber daya manusia, dan staf, baik di posko maupun di lapangan, bekerja sesuai dengan peraturan atau peraturan setelah bencana atau pascabencana.
Dia juga menyatakan bahwa korban banjir yang saat ini diungsikan telah menerima perawatan yang memadai, salah satunya di wilayah Kamal, Kalideres.
Iin menyatakan, “Kita amankan warga masyarakat, khususnya kelompok rentan, kita lakukan penyelamatan terlebih dahulu, dan dari sisi ini semua sudah tertangani dengan baik.”
Sejak Senin (12/1), hujan intensitas tinggi telah melanda Jakarta, menurut Purwanti Suryandari, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat.
Selain itu, kondisi tersebut dinilai melebihi kapasitas infrastuktur, termasuk kali dan sheetpile (turap).
Purwanti menyatakan bahwa intensitas hujan saat ini sudah di atas kemampuan infrastruktur kita. Curah hujan di atas 150 sudah masuk kategori curah hujan ekstrem.
Baca Juga : Sterilisasi 200 Kucing Jantan Lokal Di Kebon Jeruk Dilakukan Oleh Sudin KPKP Jakbar.
Baca Juga : Di Depan Mapolres Jakbar, Truk Trailer Menabrak Separator Busway.
(Red).
