Jakarta, Intra62.com – Kandungan Gizi Pada Petai merupakan salah satu jenis biji-bijian yang banyak digemari oleh masyarakat meskipun memiliki bentuk yang kecil dan aroma yang kurang enak bagi sebagian orang, rupanya petai memiliki beragam kandungan gizi.
Kandungan gizi petai
Kemenkes, setiap 100 gram petai terkandung nilai gizi sebagai berikut;
- Air (Water): 77.2 g
- Energi (Energy): 92 Kal
- Protein (Protein): 5.4 g
- Lemak (Fat): 1.1 g
- Karbohidrat (CHO): 15.2 g
- Serat (Fibre): 2.0 g
- Abu (ASH): 1.1 g
- Kalsium (Ca): 14 mg
- Fosfor (P): 170 mg
- Besi (Fe): 1.6 mg
- Natrium (Na): 55 mg
- Kalium (K): 221.0 mg
- Tembaga (Cu): 0.20 mg
- Seng (Zn): 0.8 mg
- Beta-Karoten (Carotenes): 114 mcg
- Thiamin (Vit. B1): 0.80 mg
- Riboflavin (Vit. B2): 0.10 mg
- Niasin (Niacin): 6.1 mg
- Vitamin C (Vit. C): 34 mg
Baca Juga : BMKG : Potensi Badai Dahsyat 30 Desember
Semua bagian tanaman ini mengandung fenolik, flavonoid, alkaloid, dan terpenoid. Hanya masyarakat pendesaan yang menyukai mengolah masakan petai.
Manfaat petai
Petai memiliki nama latin Parkia speciosa dan memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Spesies ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan dalam pengobatan tradisional diyakini bisa membantu pengobatan diabetes.
Manfaatnya untuk tubuh dikonsumsi untuk membantu mengatasi hipertensi, hipoglikemia, masalah ginjal dan hati, serta meredakan gas asam lambung. Beberapa orang bahkan menggunakan petai langsung secara eksternal untuk mengobati luka dan bisul.
Pada perkebunan kopi tanaman petai kerap digunakan untuk menjadi tanaman peneduh. Tempat tumbuh tanaman asli dari seluruh wilayah Asia Tenggara. Dalam 2 fase Januari-Maret serta Agustus hingga Oktober berbuah.
Hutan hujan dataran rendah dan hutan sekunder yang tinggi di tanah berpasir, lempung, dan asam. Tanaman ini juga dapat dibudidayakan di lokasi yang tergenang air seperti hutan rawa air tawar dan tepi sungai.(red)
