Jakarta, Intra62.com – Dalam pertemuan puncak Jepang-ASEAN di Kuala Lumpur, Perdana Menteri Jepang baru Sanae Takaichi menekankan betapa pentingnya membangun Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, sebuah visi yang dipromosikan oleh mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe.
Dalam pidato pembukaannya, Takaichi menyatakan bahwa “Jepang dan ASEAN telah membangun hubungan sebagai mitra terpercaya dengan hubungan yang erat” dan melalui kerja sama di banyak bidang.
Menurutnya, Jepang mendukung Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik dan menganjurkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Dalam lawatan luar negeri pertamanya sejak menjabat, Takaichi mengatakan ia akan berusaha untuk meningkatkan hubungan dan mendorong kerja sama, mengingat ketegasan maritim China.
Jepang percaya bahwa membangun hubungan yang lebih erat dengan negara-negara Asia Tenggara dengan jalur laut utama dan ekonomi yang berkembang pesat adalah penting.
Selain itu, Takaichi menyatakan bahwa Jepang berencana untuk meningkatkan jumlah orang yang menerima bantuan keamanan resmi ASEAN, sambil berkomitmen untuk membangun kerangka kerja kecerdasan buatan yang dapat diandalkan dengan kelompok regional tersebut.
Setelah pemerintahan pendahulunya, Shigeru Ishiba, yang hanya berlangsung selama lebih dari setahun, dia berharap dapat membina hubungan yang kuat dengan para pemimpin dunia lainnya.
Akhir bulan ini, Takaichi berencana menghadiri pertemuan puncak forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik di Korea Selatan. Pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Trump diperkirakan akan menjadi perhatian utama.
Baca Juga : Untuk Mendukung Ekonomi Kreatif ASEAN, Diperlukan Internet Yang Cepat.
( Red ).
