Jakarta , Intra62.com . Kepala SKK Migas Dwi Sucipto Paparkan Potensi EBT adalah Sesuatu yang Pasti .
Untuk mendukung ketahanan energi nasional, ada potensi energi baru dan terbarukan, kata Kepala SKK Migas Dwi Sucipto.
Hal itu disampaikan pada Jumat petang (19/7/2024) di Jakarta dalam jumpa pers Progress Kinerja Hulu Migas Semester I Tahun 2024.
Dia menyatakan bahwa, karena tuntutan emisi yang rendah saat ini, transisi energi menuju pemanfaatan gas bumi. Hal ini didukung oleh temuan yang sangat baik tentang cadangan gas bumi selama industri minyak terus berkembang.
Saat ini, Indonesia memiliki 167 wilayah kerja migas, terdiri dari 104 wilayah eksploitasi, 44 wilayah eksplorasi. Dan 19 wilayah kerja yang sedang dalam proses terminasi.
Untuk Semester I 2024, produksi minyak mencapai 575 ribu barel per hari, yang merupakan 91 persen dari target APBN sebesar 635 ribu barel per hari .
Dan 98 persen dari target WP&B sebesar 589,5 barel per hari. Saluran gas mencapai 5.301 juta kaki kubik per hari, yang merupakan 92 persen dari target APBN sebesar 5.785 juta kaki kubik per hari dan 97 persen dari target WP&B sebesar 5.443 juta kaki kubik per hari.
Disebutkan bahwa nilai investasi mencapai US$ 5,6 miliar, atau 75% dari target US$ 7,6 miliar.
Baca juga : Perusahaan Minyak dan Gas Asal Italia Berani Investasi 240,5 Triliyun di Kaltim , Keren
Lebih lanjut, Dwi menunjukkan bahwa salur atau lifting gas mencapai 5.301 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) pada Semester I/2024.
Ini kurang dari target APBN 2024 sebesar 5.785 MMSCFD dan WP&B sebesar 5.443 MMSCFD.
Dwi mengatakan, “Kami sudah menghitung outlook-nya, (lifting gas) akan menjadi 5,554 milyar kubik per hari (BSCFD).”
(redx )
