• Sun. Apr 19th, 2026

Kemenlu bahas pembebasan dua kapal dari Selat Hormuz

ByAF

Mar 29, 2026
Kemenlu bahas pembebasan dua kapal dari Selat Hormuz

Jakarta, Intra62.com . Kementerian Luar Negeri dan PT Pertamina International Shipping (PIS) mulai membahas teknis pembebasan dua kapal tanker Pertamina . Yaitu yang masih tertahan di Selat Hormuz setelah Iran memberikan tanggapan positif terhadap upaya negosiasi Indonesia.

“PIS bersama Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal, Pertamina Pride dan Gamsunoro, dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” kata Vega Pita, Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping, di Jakarta, Sabtu.

Pertamina Pride dioperasikan untuk pemenuhan kebutuhan energi nasional, sedangkan Gamsunoro melayani distribusi energi untuk pihak ketiga.

Vega menyampaikan bahwa untuk saat ini, kedua kapal tersebut masih berada di Teluk Arab/Teluk Persia. Adapun yang menjadi prioritas bagi Pertamina adalah keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya.

Vega menyatakan, “Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik.”

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia karena telah menawarkan bantuan penuh dalam mengatasi situasi tersebut.

Sejak penutupan Selat Hormuz sebagai akibat dari konflik AS-Israel dengan Iran, PIS telah bekerja sama dengan Kemlu secara intensif dan secara aktif berkomunikasi diplomatik dengan otoritas yang relevan.

“Upaya diplomasi masih berlangsung hingga saat ini,” kata Vega.

Pemerintah Iran telah menanggapi permintaan pemerintah Indonesia untuk membiarkan dua kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz bergerak dengan aman, menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia.

Untuk memastikan keselamatan kapal tanker tersebut, Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela menyatakan bahwa sejak awal, pihaknya dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah melakukan koordinasi yang intensif dengan semua pihak terkait di Iran.

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” kata Nabyl saat menjawab pertanyaan ANTARA di Jakarta, Jumat (27/3).

Baca juga : Sekjen PBB: Konflik di Timur Tengah sudah tidak dapat ditangani lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/