Jakarta, Intra62.com – Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri dan tim gabungan mendirikan tenda darurat untuk membantu warga korban banjir bandang.
Di Jakarta, Senin, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal Zakaria Ali menyatakan, ” Mendirikan tenda darurat ini bukan hanya tempat berlindung, tetapi menjadi pusat layanan awal bagi masyarakat.”
Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) daerah telah membantu proses evakuasi awal, mengamankan area terdampak, dan memastikan pendirian tenda berlangsung cepat dan tertib sejak tiba di lokasi.
Mereka sangat penting untuk mempercepat respons kedaruratan, terutama untuk melindungi masyarakat pada tahap awal bencana.
Menurut Safrizal, peningkatan kapasitas dan respons cepat Satpol PP dan Satlinmas menunjukkan peran perangkat daerah yang penting dalam penanganan bencana.
Dia menambahkan, “Kami memastikan bahwa Satpol PP dan Satlinmas siap untuk turun ke lapangan dengan cepat karena merekalah yang bertanggung jawab untuk melindungi masyarakat dalam situasi darurat seperti ini.”
Untuk memastikan bahwa warga yang terdampak mendapatkan dukungan logistik dan layanan dasar, Bina Adwil terus bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Saat ini, posko tenda Gampong Mayang Cut berfungsi sebagai tempat untuk mengumpulkan informasi, menangani warga yang rentan, dan memberikan bantuan awal.
Dalam beberapa hari ke depan, Ditjen Bina Adwil bersama Satpol PP, Satlinmas, BPBD, dan perangkat gampong akan terus memeriksa dan menentukan kebutuhan tambahan.
Baca Juga : Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Bencana Nasional
Baca Juga : Google Laporkan warga RI Darurat Judi Online
(Red).
