• Sun. Jul 14th, 2024

    Kepala Kejati Banten Baru, Mengaku Pernah Menjadi Jurnalis

    ByASD

    Feb 8, 2023

    Banten, INTRA62.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, dirinya berusaha menjadi manusia yang berguna bagi sesama melalui tugas dan fungsinya (Tupoksi) sebagai korps Adhiyaksa.

    “Saya sampaikan di sini, keberadaan saya harus bermanfaat bagi masyarakat Banten,” kata Didik Farkhan Aoisyahdi, Selasa malam (7 Februari 2023), pukul 23.00 WIB di tengah acara.

    Baca juga:  Wakil Jaksa Agung Beri Penghargaan Pada Kejati Dan Kejari

    Hal itu disampaikannya saat acara perpisahan Kepala Kejati Banten dari Leonard Eben Ezer Simanjuntak kepada Didik Farkhan Alisyahdi. Dalam sambutannya beliau mengangkat isu “khoirunnas anfa’ahum linas” atau manusia yang bermanfaat bagi sesama.

    Di antaranya, kata dia, Kejati Banten akan terlibat membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjalankan pelayanan masyarakat dan pembangunan.

    Tugas ini dilakukan oleh pendahulunya, Leonard Eben Simanjuntak, yang bekerja sama dengan pemerintah provinsi dalam pemulihan aset tersebut.

    Ditanya tentang konsep metode penegakan hukum dan prestasinya dalam membantu penerapannya di kawasan yang dikenal dengan nama Tanah Jawara, Didik menyatakan sebelumnya pernah menyelamatkan barang milik negara atau wilayah yang dikuasai oleh swasta ke Pangkuan Negara.

    Suasana Acara Lepas sambut kejati banten
    Potret Suasana Lepas Sambut Kejati Banten (intra62.com/DA)

    Hal itu dilakukan Didik saat menjabat sebagai Asisten Pidana Khusus atau Aspidsus Kejati Jatim periode 2017-2019.

    “Ya banyak, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMD dan pemerintah. Terkadang karena akreditasi yang kurang baik, alhasil dikuasai oleh pihak (swasta) lain,” kata Didik.

    Pengalamannya menyempurnakan dalam buku setebal 100 halaman berjudul “Jaksa vs Mafia aset”. “Kalau itu (menyelamatkan aset negara – redaksi), saya selesaikan tanpa sidang (non litigasi),” ujarnya.

    Didik juga mengaku wartawan Jawa Pos sebelum bertugas di korps Adhyaksa. Wartawan itu adalah Pak Dahlan Iskandar, katanya, mencatat bahwa dia juga seorang reporter pers universitas.

    Berkat itu, ia dapat memahami dan menulis berita dalam berbagai bentuk, mulai dari berita sederhana, reportase, dll.

    Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin merotasi jabatan Level II dan III di lingkungan Kejaksaan Agung. Beberapa kepala Kejaksaan Agung diganti, termasuk Kepala Kejaksaan tinggi Banten.

    Baca juga:  St Burhanuddin Merotasi Pejabat Kejaksaan Agung RI, Cek Daftar Namanya

    Leonard Eben Ezer, Kepala Kejaksaan Banten, kini akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati) Makassar.

    Penggantinya adalah Didik Farkhan Alisyahdi yang sebelumnya menjabat Kepala Pusat Data Teknologi Informasi dan Statistik kejahatan Kejagung Jambi.

    Leonard menggantikan Raden Febrytriyanto yang dilarang menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejaksaan Agung Jakarta. (merah)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    slot777

    slot

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/zeusslot/

    https://insankamilsidoarjo.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://smpbhayangkari1sby.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://lookahindonesia.com/wp-content/bonus-new-member/

    https://sd-mujahidin.sch.id/wp-content/depo25-bonus25/

    https://ponpesalkhairattanjungselor.sch.id/wp-content/mahjong-slot/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabum.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

    https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/