• Wed. Apr 22nd, 2026

Ibu-ibu Demo SMKN 2 Tangerang , Kecewa Teriak Histeris

ByAF

Jul 16, 2025
Ibu-ibu Demo SMKN 2 Tangerang , Kecewa Teriak Histeris .

Tangerang, Intra62. com , Ibu-ibu Demo SMKN 2 Tangerang , Kecewa Teriak Histeris . Warga Sepatan datang ke SMKN 2 Kabupaten Tangerang pada Selasa pagi (15/07/2025) dalam keadaan teriak dan histeris untuk menyampaikan keluhan mereka tentang proses penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Mereka tiba dengan kecewa karena anak-anak mereka tidak diterima di SMKN 2 kabupaten Tangerang, meskipun mereka mengklaim telah memenuhi syarat.

Puluhan orang tua siswa, sebagian besar ibu-ibu, memadati area depan gerbang SMKN 2 kabupaten Tangerang sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka membawa spanduk kecil dan poster bertuliskan “Tolong Anak Kami Diterima” dan “Pendidikan Hak Kami Bukan Hak Mereka Sendiri.” Aksi berlangsung damai namun penuh dengan teriakan dari ibu-ibu dan anak siswa.

Meskipun rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari sekolah, salah satu penduduk, Ibu Sulastri (42), merasa kecewa karena anaknya tidak lolos seleksi.

Sistem Domisili menjawab, “Kami merasa tidak adil, tapi kenapa anak kami yang dekat sekolah malah tidak diterima? Ibu Sulastri mengeluh kepada wartawan.

Kami menuntut agar ketua panitia SPMB segera dicopot, kata Dedi Subandi, kordinator aksi di lokasi orasi. Banyak anak-anak kami layak, tetapi tidak diterima karena alasan jelas.

Selanjutnya, Dedi dan kami menilai bahwa SMKN 2 melakukan sosialisasi terlalu cepat, hanya tiga hari setelah pendaftaran. Ini membuat warga merasa tidak nyaman dengan sistem SPMB tahun ini dan tidak ada transfaran.

Menurutnya, tindakan ini sangat penting dalam proses SPMB yang seharusnya mematuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.

Masyarakat berharap agar Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Gubernur Banten memeriksa prosedur pengambilan siswa di sekolah negeri, terutama SMKN 2 kabupaten Tangerang.

Orang tua berharap ada solusi atau penambahan kuota agar anak-anak mereka dapat terus belajar di SMKN 2 kabupaten Tangerang.

Link Pengaduan

Ibu Mimi, Ketua Panitia SPMB SMKN 2 kabupaten Tangerang, juga membuat pernyataan terkait hal ini. Meskipun mereka berasal dari berbagai jenjang, mereka setuju bahwa menjaga integritas seluruh proses SPMB sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan.

Menurutnya, dia telah mengirimkan link pengaduan, tetapi link tersebut tidak terisi dan kosong. Jika ada warga di sini yang tidak dapat masuk ke SMKN 2 kabupaten Tangerang, mereka mungkin tidak beruntung.

Mimi mengatakan kepada media bahwa mereka sebagai penyelenggara SPMB selalu berusaha menjadi transparan dan mematuhi aturan juknis gubernur Banten.

Namun, SMKN 2 belum membuat keputusan resmi tentang tuntutan warga (Rom) hingga berita ini diturunkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/