• Sun. Apr 19th, 2026

Franz Magnis Suseno: Indonesia Saat Ini Berada Dalam Situasi Serius

ByIM

Nov 15, 2023
Franz Magnis Suseno

Jakarta, Intra62.comRomo Franz Magnis Suseno, Mentor Besar Filsafat Moral mengatakan Indonesia saat ini berada dalam situasi yang cukup serius. Ia menyoroti kemiskinan, korupsi yang meluas, politik dinasti, dan pengadilan yang tidak independen.

“Kita berada dalam situasi yang cukup serius,” kata Magnis dalam debat bertajuk “Menyelamatkan demokrasi dari cengkeraman oligarki dan dinasti politik” di Jakarta, Selasa (14/11/2023).

Baca Juga: Dunia Usaha Menuntut Isu Gaji Tidak Dilibatkan Ke Dalam Politik

Soal kemiskinan, katanya, 50% penduduk Indonesia masih belum mampu. Ia menambahkan, bahkan hingga 9% masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan.

Menurutnya, jika ada pandangan di masyarakat bahwa Indonesia hanya milik kalangan atas, maka wajar jika masyarakat mencari ideologi selain Pancasila.

“Tentunya kita tidak heran jika mereka mencari orientasi ideologi yang berbeda dari Pancasila. Oleh karena itu kita menghadapi ancaman perpecahan vertikal antara masyarakat kecil yang masih menunggu janji nyata Indonesia dan mereka yang merasa segalanya mungkin terjadi,” jelasnya.

Ia menyinggung tentang korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN ) Magnis menilai banyak pejabat, mulai dari eksekutif hingga legislatif, sibuk memperkaya diri sendiri dan melupakan rakyat.

“Saya perhatikan, banyaknya menteri, kepala daerah, anggota DPR, DPRD dari level 1 hingga level 4 yang menjadi korban korupsi sungguh mengejutkan. Bagaimana bisa begitu? Bagaimana kita bisa melayani masyarakat, rakyat di negara yang sedang terpuruk demi kepentingan kita sendiri,” tegasnya.

Ia kemudian menekankan isu pelemahan KPK melalui amandemen undang-undang dan perilaku para pemimpin yang membangun dinasti tersebut.

“Dan dalam beberapa tahun terakhir, dengan dukungan Presiden, KPK dinonaktifkan. Para penguasa tanpa malu-malu berusaha membangun dinasti keluarga dan kekuasaan keluarga,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, saat ini terdapat ancaman terhadap independensi peradilan. Menurutnya, ancaman ini merupakan ancaman serius “Masyarakat tidak akan betah di negara ini. Nggak akan percaya jika tidak mendapatkan keadilan,” tutupnya. (red/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/