Jakarta, Intra62.com – Lionsgate, studio yang sedang memproduksi film biografi Michael Jackson mendiang Raja Pop, mengumumkan bahwa tim kreatif mereka berencana untuk menayangkan kisah sang bintang segera setelah film itu diproduksi.
6 November adalah tanggal peluncuran cuplikan perdana Film Michael, yang dibintangi Jaafar Jackson. Film tersebut dijadwalkan tayang pada 24 April 2026, kata eksekutif studio tersebut.
Baca Juga : “Lupa Daratan” Siap Tayang Di Netflix 11 Desember 2025
Adam Fogelson, CEO Lionsgate Motion Picture Group, mengatakan, “Saya dapat memberi tahu Anda bahwa tim kreatif sedang bekerja keras memastikan bahwa kami berada dalam posisi untuk memberikan lebih banyak Michael segera, setelah kami merilis film pertama,” seperti yang dilansir NME pada hari Jumat.
Selain itu, Vogelson mengatakan bahwa studio “sangat senang” dengan kualitas “Director’s Cut” film pertama, yang dia katakan “luar biasa”. Film ini mendapat kritik dari banyak orang, salah satunya adalah sutradara film dokumenter Leaving Neverland, Dan Reed.
Reed menyatakan bahwa film itu mungkin “mengagungkan pria yang memperkosa anak-anak”, merujuk pada dugaan pelecehan seksual yang telah ia dokumentasikan tentang raja pop.
Reed menyatakan bahwa dia telah membaca versi awal skenario, yang disebut sebagai “mendiskreditkan para penuduh.”
Namun, aktor Colman Domingo, yang memerankan Joe Jackson dalam film biografi Michael, mendukung proyek tersebut dengan mengatakan bahwa “setiap orang memiliki cerita untuk diceritakan” dan bahwa film tersebut akan menampilkan sisi “manusia kompleks” dari bintang.
Putri Michael, Paris Jackson, juga menolak terlibat dalam proses produksi film biografi itu.
Ia sempat memberikan komentar yang dianggap “tidak jujur” pada draf naskah awal melalui media sosialnya, tetapi komentar tersebut diabaikan.
Paris mengatakan bahwa dunia film Hollywood kadang-kadang mirip dengan “dunia fantasi”, di mana cerita yang tidak nyata dijual kepada publik seolah-olah itu benar.
Ia kembali menegaskan bahwa ia tidak terlibat aktif dalam produksi dan menyatakan bahwa ia tidak nyaman dengan ketidakjujuran dalam film tersebut.
(Red).
