Jakarta, Intra62.com – Pada Minggu (16/11), konsultasi dilakukan antara Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengenai rancangan resolusi Gaza yang didukung AS mengenai pengaturan keamanan di Jalur Gaza.
Dalam percakapan telepon antara keduanya, Abdelatty menekankan pentingnya keputusan Dewan Keamanan PBB untuk menerapkan gencatan senjata secara tegas dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mencapai perdamaian yang adil dan menyeluruh, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir.
Abdelatty menekankan betapa pentingnya untuk melanjutkan pelaksanaan penuh dari rencana gencatan senjata di Gaza yang diumumkan September lalu. Dia menggambarkannya sebagai jalan praktis menuju penentuan nasib Palestina sendiri dan status kenegaraannya.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Mesir itu menjelaskan langkah-langkah yang saat ini sedang dilakukan untuk mengadakan konferensi internasional yang membahas pemulihan dan rekonstruksi dini Gaza.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa Lavrov dan Abdelatty berbicara tentang rancangan resolusi AS tentang Gaza serta usulan Rusia terkait.
Kedua belah pihak berbicara tentang perdebatan yang sedang berlangsung di Dewan Keamanan PBB tentang resolusi yang diusulkan oleh AS mengenai Gaza dan proposal yang diusulkan oleh Rusia.
Selain itu, pernyataan itu menyatakan bahwa orang-orang yang sama berpendapat bahwa hal itu sangat penting untuk menyelesaikan masalah Palestina dalam jangka panjang dengan menggunakan kerangka hukum internasional yang jelas.
Pernyataan tersebut menyatakan bahwa kedua menteri juga membahas hubungan bilateral dan rencana nuklir Iran.
Amerika Serikat sedang meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan resolusi yang mendukung pembentukan Dewan Perdamaian, badan pengatur transisi untuk Gaza yang akan dipimpin oleh Presiden Trump.
Baca Juga : Mesir dan Qatar Setuju Meningkatkan Gencatan Senjata di Gaza.
(Red).
