Jakarta, Intra62.com –
Sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), harga bawang putih secara nasional mengalami tren kenaikan, naik hingga Rp39.810 per kilogram pada minggu keempat Januari 2026.
Menurut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, harga bawang putih pada minggu keempat Januari 2026 rata-rata lebih tinggi dari Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen sebesar Rp38.000 per kilogram.
Amalia menyatakan di Jakarta, Selasa, bahwa ada tren kenaikan harga bawang putih secara nasional. Harga rata-rata bawang putih mencapai Rp39.810 per kilogram dari Januari hingga minggu keempat.
Dia menjelaskan bahwa kenaikan harga ini terjadi sejak Desember 2025 dan terutama terjadi di daerah seperti Kabupaten Natuna, Halmahera Selatan, Flores Timur, Rote Ndao, dan Lombok Tengah.
Di 57,78 persen wilayah di Indonesia, harga bawang putih naik di 208 kabupaten/kota, dengan harga tertinggi mencapai Rp100 ribu per kilogram di Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Pegunungan Bintang.
Sementara itu, harga bawang merah turun di seluruh negeri. Menurut BPS, harga bawang merah rata-rata nasional sudah mencapai Rp45 ribu per kilogram. Secara umum, harganya turun 5,53% dari Desember 2025 hingga minggu keempat Januari 2026.
Batas atas HAP konsumen bawang merah adalah Rp41.500/kg, dan batas bawahnya adalah Rp36.500/kg.
Di beberapa wilayah di Indonesia, harga bawang merah turun 62,22% di Indeks Perkembangan Harga (IPH). Namun, harga bawang putih naik di 109 kabupaten.
Amalia menjelaskan, “Kami menemukan bahwa ada beberapa kabupaten/kota yang perubahan IPH-nya relatif paling tinggi, salah satunya adalah harga bawang merah di Kabupaten Bener Meriah, yang mengalami kenaikan harga 63,7%.”
Baca Juga : Resep Hidangan Keluarga Ayam Kecap Bawang Bombay
Baca Juga : Bawang Goreng Masuk Daftar Kondimen Terenak di Dunia
(Red).
