• Mon. Apr 20th, 2026

Asosiasi wartawan Demokrasi Indonesia serukan jangan lupakan keganasan PKI , waspada Komunis gaya baru

ByAF

Oct 1, 2023
Asosiasi wartawan Demokrasi Indonesia serukan jangan lupakan keganasan PKI , waspada Komunis gaya baru

Jakarta, Intra62.com. Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ( AWDI ) melalui sekjend Balham Wadja SH dalam editorial 30 /9/ 2023  ingatkan keganasan PKI dan waspadai gerakan  Komunis gaya baru  .

Asosiasi wartawan ini telah berkiprah selama dua dekade dalam mengawal demokrasi. Dalam pergerakan nya banyak suka dan cita yang dialami oleh kepengurusan DPP AWDI . Termasuk dalam mencermati aktivitas gerakan Neo komunis seperti ”  kapal selam .”

Dalam percaturan politik, politik belah bambu menjadi trend Mark dalam setiap gerakannya. Akibatnya konfigurasi kekuatan ekonomi dan politik menjadi bias dan sporadis . Inkonsistensi pemerintah sepertinya diciptakan agar sistem pemerintahan terpuruk oleh keadaan .

Baca juga : Hari Tritura 10 Januari, Tonggak Sejarah Lahirnya Orde Baru

Peristiwa keganasan gerakan G 30 september senantiasa masih ingat dibenak generasi muda . Setiap tahun di tanggal 30 september stasiun TV nasional pasti mengingatkan generasi Muda akan pentingnya mengingat sejarah .

Di era sekarang Komunis tidak berwujud gerakan seperti pada tahun 1965 . Namun gerakan tanpa bentuk dan bergerak seperti hantu sekarang tetap bergerilya demi mencapai cita-cita mereka ( Komunis ) .

Pergesearan dan perubahan politik belakangan ini terasa di infiltrasi oleh gerakan Neo komunis . Pelan namun pasti mereka menguasi hampir 65% parlemen dan beberapa pejabat di Pemerintahan . Kerja sama dengan partai Komunis China dengan beberapa partai yang ada di Indonesia semakin menguatkan polarisasi kekuasan yang dikendalikan oleh pihak ” Neo Komunis ” .

Tanpa di rasa sumber daya alam , proyek startegis Nasional terkait energi , pangan lambat laun di kuasai oleh kelompok neo tersebut . Rakyat yang semestinya menjadi subject pembangunan terkesan dimarginalisasi oleh program pemerintah yang tidak berpihak .

Keberpihakan menjadi barang langka di republik ini , dalam segala sektor pembangunan yang strategis hampir seluruhnya  negara tidak berdaya . Tidak punya menagemen pengelolaan yang baik , sehingga rakyat tidak menjadi prioritas dalam pembangunan .

Gerakan Neo Komunis menjadikan negara tidak berdaya , di pecah belah para pemimpinnya . Dan DPP AWDI mengingat agar segala komponen bangsa bersatu dalam melihat gerakan neo komunis. ( red ).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/