Jakarta, Intra62.com. Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ( AWDI ) melalui sekjend Balham Wadja SH dalam editorial 30 /9/ 2023 ingatkan keganasan PKI dan waspadai gerakan Komunis gaya baru .
Asosiasi wartawan ini telah berkiprah selama dua dekade dalam mengawal demokrasi. Dalam pergerakan nya banyak suka dan cita yang dialami oleh kepengurusan DPP AWDI . Termasuk dalam mencermati aktivitas gerakan Neo komunis seperti ” kapal selam .”
Dalam percaturan politik, politik belah bambu menjadi trend Mark dalam setiap gerakannya. Akibatnya konfigurasi kekuatan ekonomi dan politik menjadi bias dan sporadis . Inkonsistensi pemerintah sepertinya diciptakan agar sistem pemerintahan terpuruk oleh keadaan .
Baca juga : Hari Tritura 10 Januari, Tonggak Sejarah Lahirnya Orde Baru
Peristiwa keganasan gerakan G 30 september senantiasa masih ingat dibenak generasi muda . Setiap tahun di tanggal 30 september stasiun TV nasional pasti mengingatkan generasi Muda akan pentingnya mengingat sejarah .
Di era sekarang Komunis tidak berwujud gerakan seperti pada tahun 1965 . Namun gerakan tanpa bentuk dan bergerak seperti hantu sekarang tetap bergerilya demi mencapai cita-cita mereka ( Komunis ) .
Pergesearan dan perubahan politik belakangan ini terasa di infiltrasi oleh gerakan Neo komunis . Pelan namun pasti mereka menguasi hampir 65% parlemen dan beberapa pejabat di Pemerintahan . Kerja sama dengan partai Komunis China dengan beberapa partai yang ada di Indonesia semakin menguatkan polarisasi kekuasan yang dikendalikan oleh pihak ” Neo Komunis ” .
Tanpa di rasa sumber daya alam , proyek startegis Nasional terkait energi , pangan lambat laun di kuasai oleh kelompok neo tersebut . Rakyat yang semestinya menjadi subject pembangunan terkesan dimarginalisasi oleh program pemerintah yang tidak berpihak .
Keberpihakan menjadi barang langka di republik ini , dalam segala sektor pembangunan yang strategis hampir seluruhnya negara tidak berdaya . Tidak punya menagemen pengelolaan yang baik , sehingga rakyat tidak menjadi prioritas dalam pembangunan .
Gerakan Neo Komunis menjadikan negara tidak berdaya , di pecah belah para pemimpinnya . Dan DPP AWDI mengingat agar segala komponen bangsa bersatu dalam melihat gerakan neo komunis. ( red ).
