Jakarta, Intra62.com. Jakarta di urutan ke-53 Kota Terbaik Dunia. Bahkan melampaui beberapa kota besar dunia seperti Washington DC. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan rasa syukurnya dan optimismenya tentang perkembangan kota.
Saya sangat bersyukur telah menerima informasi dari Pak Gubernur. Kota terbaik nomor 53 adalah Jakarta. Bahkan yang disebut Washington DC kalah. Di sela-sela acara Bung Karno di Jakarta, Sabtu, Rano berkata, “Ini menjadi pecutan dan semangat bagi kita.”
Dia menyatakan bahwa intensitas penyelenggaraan berbagai kegiatan dan acara (event) yang dilakukan secara kolaboratif. Ini merupakan komponen penting yang meningkatkan posisi Jakarta di kancah internasional.
Pemprov DKI Jakarta yakin bahwa peringkat Jakarta di Indeks Kota Global (Global Cities Index) akan meningkat signifikan dari posisi sebelumnya berkat pencapaian terbaru ini.
Jika (indeks global) kita berada di peringkat 71 kemarin, dengan capaian ini, saya sangat yakin indeks global kota Jakarta akan segera meningkat. Dan mungkin berada di peringkat 65 sekian. Rano mengatakan, “Mudah-mudahan itu menjadi target yang tidak muluk dan insya Allah bisa tercapai.”
Dengan tren positif ini, dia yakin bahwa peringkat Jakarta dalam indeks Kota Global akan melonjak drastis dari urutan sebelumnya yang berada di urutan ke-71.
Jika kemarin 71, ini akan meningkat. Saya sangat yakin bahwa indeks Kota Jakarta Global City akan segera meningkat. Bahkan mungkin mencapai nomor 65 sekian. Rano berkata, “Mudah-mudahan itu tidak menjadi target yang muluk, tapi insya Allah bisa.”
Dalam daftar 100 Kota Terbaik di Dunia 2026 yang dirilis oleh Resonance Consultancy, perusahaan konsultan yang berbasis di Brussel, Belgia. DKI Jakarta berhasil menempati peringkat ke-53 di seluruh dunia.
Jakarta sebagai Metropolitan
Laporan Resonance Consultasy menyatakan bahwa mereka bahkan berhasil menduduki posisi di atas Washington DC, Amerika Serikat, yang berada di posisi ke-57. Dan Abu Dhabi menduduki posisi di bawah Uni Emirat Arab.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, Chris Fair, Presiden & CEO Resonance Consulty, menyatakan bahwa popularitas media sosial, daya tarik wisata. Dan peningkatan konektivitas transportasi adalah faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan kota tersebut.
Meskipun demikian, Jakarta tetap berada di bawah banyak kota lain, seperti Guangzhou, China, Bogota, Kolombia, dan Kuala Lumpur, Malaysia. Namun, London, New York, dan Paris berada di puncak.
Chris mengatakan bahwa mereka melihat Jakarta sebagai metropolitan terpadat kedua di dunia yang terus berkembang meskipun menghadapi banyak masalah, seperti masalah penurunan muka tanah dan perpindahan status ibu kota ke Nusantara.
Baca juga :Jakarta Membebaskan Pendidikan Siswa Sekolah Swasta.
( Anisa-red )
