• Fri. Apr 17th, 2026

Membuat Pasar Tradisional Yang Nyaman dan Aman, orang harus bekerja sama.

ByBunga Lestari

Apr 7, 2026

Jakarta, Intra62.com – Membuat Pasar Tradisional Yang Nyaman dan Aman, orang harus bekerja sama.   Menurut Wahyu Dewanto, Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, revitalisasi pasar tradisional di DKI harus didukung . Yaitu dengan komitmen bersama untuk menciptakan pasar yang aman dan nyaman bagi pembeli.

Di Jakarta, Selasa, Wahyu menyatakan bahwa untuk mewujudkan pasar yang nyaman dan aman tidak hanya memperbaiki fisiknya. Tetapi juga membangun komitmen bersama dengan para pedagang yang ada untuk menciptakan suasana pasar yang nyaman dan aman.

Dia berpendapat bahwa semua pihak harus mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas pasar tradisional.

Ia menyatakan bahwa saat ini, dengan semua orang berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pasar, tidak perlu menunggu revitalisasi.

Menurutnya, “Upaya komitmen bersama ini sesungguhnya bisa dimulai di seluruh pasar yang ada dengan mulai merapikan, menjaga kebersihan serta kenyamanan di lingkungan pasar.”

Ia juga menyatakan bahwa dalam rangka modernisasi 153 pasar tradisional, pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan Kramat Jaya di Jakarta Utara diharapkan dapat menjadi contoh modernisasi pasar tradisional.

Dia berharap perubahan pasar tradisional Jakarta segera terjadi, seiring dengan rehabilitasi fisik yang secara bertahap dilakukan.

Sebelum itu, Senin, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi memulai renovasi Pasar Gardu Asem dan pembangunan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara. Peletakan batu pertama atau groundbreaking kedua pasar tersebut dilakukan.

Pasar Kramat Jaya, yang merupakan pembangunan pasar baru, diharapkan dapat membantu orang-orang di Jakarta Utara, khususnya.

Pramono Bangun Kios

Dalam sambutannya di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/4) Pramono mengatakan, “Di Kramat Jaya ini, 2.600 meter persegi akan dibangun beberapa kios. Dan mudah-mudahan akan membuka ruang sosial, ekonomi, dan budaya yang ada di Kramat Jaya.”

Dia ingin memperbaiki pasar-pasar ibu kota yang ada. Dia tidak hanya berbicara tentang tata letak dan kebersihan. Tetapi dia juga mendorong agar transaksi pasar dapat dilakukan secara digital.

Pramono menyatakan bahwa pasar-pasar di Jakarta dapat digunakan sebagai contoh untuk daerah lain.

Baca Juga : Jelang Lebaran Jaksel Pastikan Keamanan Pangan di Pasar Modern.

Baca Juga : Kementerian Ekraf Mendukung IFEX, yang Menghubungkan Furnitur Lokal ke Pasar Internasional.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/