Jakarta, Intra62.com –
Pihak berwenang menyatakan pada Jumat (6/2) bahwa empat orang tewas akibat tanah longsor yang melanda sebuah desa di Kota Cagayan de Oro, Filipina selatan, pada Kamis (5/2) malam waktu setempat. Empat orang tersebut berasal dari satu keluarga.
Pihak berwenang menyatakan bahwa seorang kepala keluarga, istrinya, dan dua anaknya adalah korban longsor yang menimbun sebuah rumah di Desa Agusan sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Anak tertua pasangan tersebut, yang selamat dari kejadian itu, mengatakan bahwa ketika tanah longsor tiba-tiba terjadi, menimpa rumah mereka, keluarganya sedang tidur.
Pihak berwenang mengaitkan tragedi ini dengan hujan lebat yang terus-menerus yang disebabkan oleh badai tropis Penha, atau Basyang, yang membuat tanah labil dan rawan longsor.
Badai Penha telah menyebabkan banjir di banyak wilayah selatan Filipina. Laut Dewan Penanggulangan dan Mitigasi Risiko Bencana Nasional Filipina, badai itu berdampak pada 6.152 orang, atau 1.848 keluarga, di 21 desa di daerah Caraga di timur laut pulau Mindanao.
Badan cuaca negara itu memberikan peringatan terbarunya pada Jumat bahwa badai Penha saat ini berada di atas Laut Bohol dan bergerak ke arah barat-barat laut menuju tengah Filipina dengan kecepatan 20 km/jam.
Baca Juga : BNBP: Polisi Telah Mengidentifikasi 57 Korban Longsor Bandung Barat.
Baca Juga : Operasi Modifikasi Cuaca di Lokasi Longsor Cisarua Diumumkan oleh BMKG.
(Red).
