Jakarta, Intra62.com –
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyatakan bahwa konflik Iran dengan Israel dan AS telah memasuki babak ketiga.
Gharibabadi memberi tahu wartawan bahwa tahap pertama dan kedua terdiri dari perang selama dua belas hari pada Juni 2025 dan demonstrasi baru-baru ini di seluruh Iran, yang diorganisir dengan dukungan Washington dan Tel Aviv.
Baca Juga : Iran Memperingatkan Tentang Konsekuensi Tarif AS Terhadap Perdagangan Global.
Baca Juga : Tersangka Pengusiran Orang Tua Di Surabaya.
Dia menyatakan bahwa AS dan Israel akan kalah dalam tahap konflik ini, seperti yang mereka lakukan pada tahap sebelumnya.
Selain itu, dia tidak tahu apakah akibatnya musuh Iran akan mencoba memicu empat konflik lagi atau apakah mereka akhirnya menyadari bahwa menghadapi Republik Islam adalah sia-sia dan rencana mereka gagal.
Gharibabadi menjelaskan bahwa meskipun Iran tidak bermusuhan dengan AS atau negara-negara Barat, ancaman utama adalah Israel.
Baca Juga : Usai Gagal Berunding, Trump Mempertimbangkan Untuk Melakukan Serangan Baru Ke Iran.
Baca Juga : Prancis Mendukung Usulan Untuk Mengklasifikasikan Garda Revolusi Iran Sebagai Teroris.
Baca Juga : Di Tengah Ketegangan AS-Iran, China Menolak Kekerasan.
(Red).
