• Sun. Apr 19th, 2026

Aksi Pengeroyokan Tambahan Di Kalibata Sebagai Akibat Kemarahan.

ByBunga Lestari

Dec 12, 2025

Jakarta, Intra62.com – Kepolisian menduga aksi pengeroyokan susulan yang membunuh seorang penagih hutang atau mata elang di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) disebabkan oleh pelampiasan emosi.

Di Jakarta, Jumat, Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengatakan kepada wartawan, “Ya, itu namanya massa banyak. Mereka hanya bergantian untuk memulihkan emosinya.”

Baca Juga : Sejumlah Debt Collector Berulah lagi , Ambil Paksa Kendaraan di Jalan

Setelah mengetahui bahwa satu korban meninggal di lokasi dan satu lainnya kritis, perusakan dan pengeroyokan susulan ini dilakukan, kata Mansur.

Dia menegaskan bahwa teman-teman korban menghadapi kesulitan untuk mengingat solidaritas. “Karena merasa temannya ada yang menjadi korban, akhirnya mereka melakukan pelampiasan emosinya,” katanya.

Pada Kamis (11/12) malam, enam saksi telah diperiksa oleh polisi terkait kasus perusakan dan aksi pengeroyokan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Polisi juga menyatakan bahwa hutang pemilik sepeda motor diduga bertanggung jawab atas perusakan dan pengeroyokan tersebut.

Pemilik kendaraan belum menerima uang hingga saat ini, jadi dia meminta temannya untuk menagih.

Namun, dua orang yang bertugas menagih utang, MET dan NAT, malah dikeroyok hingga meninggal.

Selain pengeroyokan, sekelompok massa juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung, dan mobil.

TNI dan Polri masih berjaga di lokasi tersebut pada Jumat pagi untuk memastikan masyarakat aman.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/