Jakarta, Intra62.com – Saat meninjau lokasi bencana banjir dan tanah longsor di kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik.Selama kunjungan yang dipenuhi dengan teriakan itu, Prabowo tampil dengan gaya khasnya, dengan suara lantang, gestur tegas, dan pernyataan yang membuat warga bersorak bak sedang menyambut seorang bintang panggung.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja dan berbakti kepada rakyat. Dia menekankan betapa pentingnya mengelola negara dengan cara yang benar-benar menguntungkan rakyat.
Dari panggung darurat, Prabowo menyatakan, “Pemerintah Ri adalah milik rakyat. Kita bekerja untuk rakyat kita, berbakti untuk rakyat kita. Kita akan mengelola kekayaan negara supaya bisa membantu rakyat kita.”
Di hadapan ribuan orang yang terkena dampak bencana, Prabowo juga meminta masyarakat untuk berbagi bantuan. Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban banjir dan longsor yang melanda aceh, tiga provinsi di Sumatera, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah mencapai 533 orang pada Senin, 1 Desember 2025, pukul 16.58 wib. Selain itu, 2.500 orang mengalami luka-luka, dan 553.900 orang harus mengungsi.
Dengan sorakan keras dari masyarakat, Prabowo mengucapkan pernyataan panas yang tidak berhenti di sana.
“Supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling yang mencuriuang rakyat, kalian suka gak kalau saya kaita maling maling semua itu?” kata Prabowo.
Ia menyatakan bahwa keadaan di Padang Pariaman Sumatera Barat semakin membaik, terutama dalam bidang suaca, bantuan logistik, dan jaringan listrik yang saat ini hampir pulih sepenuhnya.
Prabowo menyatakan bahwa perbaikan aliran air bersih, jembatan, dan akses jalan tengah sedang dilakukan. Dia bahkan menyatakan bahwa pemerintah pusat akan memperbaiki semua rumah warga yang rusak akibat banjir.
Baca Juga : Lanud Halim Digunakan TNI Membantu Korban Banjir Sumatera.
Baca Juga : Dengan Menambah Truk Tangki, Nagan Raya Mempermudah Pasokan Air Bagi Korban Banjir.
(Red).
