Jakarta, Intra62.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa dia telah memerintahkan Departemen Pertahanan untuk memulai uji coba nuklir dengan cepat.
Karena ada program uji coba yang dilakukan oleh negara lain, saya telah memerintahkan Departemen Perang untuk memulai uji coba senjata nuklir kita (AS) secara setara. “Proses itu akan segera dimulai,” kata Trump di platform media sosial Truth Social, merujuk pada nama baru yang dia berikan kepada departemen.
Trump menyatakan bahwa AS memiliki jumlah senjata nuklir paling banyak di dunia. Ia mengatakan bahwa selama jabatan pertamanya, dia telah mencapai banyak hal, seperti memperbarui dan memperbarui senjata yang sudah ada.
Meskipun demikian, ia memperingatkan bahwa negara-negara yang bersaing dengan AS mulai mengejar ketinggalan.
Karena kekuatan destruktifnya yang luar biasa, saya sangat membencinya, tetapi itu adalah pilihan terakhir saya! Menurutnya, meskipun Rusia berada di urutan kedua dan China masih jauh di urutan ketiga, mereka akan mampu menyamai kita dalam lima tahun.
Pernyataan Trump muncul saat ia pulang dari Korea Selatan setelah bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.
Di pesawat kepresidenan Air Force One, Trump menjelaskan kepada wartawan bahwa keputusannya terkait dengan tindakan negara-negara bersenjata nuklir lainnya yang tampaknya aktif melakukan uji coba nuklir.
( Red ).
Baca Juga : Xi Jinping Menekankan Pentingnya Hubungan China-AS Tetap Stabil.
