Jakarta , Intra62.com . Setelah insiden “keributan” yang melibatkan oknum anggota Kadin Cilegon di proyek PT Chandra Asri Alkali (CAA) . Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) akan menyusun standar operasional prosedur (SOP) mengenai keterlibatan Kadin dalam proyek strategis.
Ini diumumkan bersamaan dengan sikap tegas Kadin untuk menentang segala bentuk intimidasi dan tekanan yang dapat mengganggu iklim investasi.
Pernyataan resmi Kadin Indonesia, yang dirilis di Jakarta, Rabu, berbunyi sebagai berikut: “Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan . Kadin akan menyusun SOP partisipasi daerah dalam proyek investasi, termasuk kode etik interaksi dengan investor dan kontraktor.”
Selain itu, Kadin akan membentuk kelompok verifikasi anggota untuk menilai secara langsung struktur, fungsi, dan tindakan Kadin Kota Cilegon dan afiliasinya.
Jika pengurus Kadin Cilegon menyalahgunakan nama organisasi, mereka dapat dikenakan sanksi, seperti peringatan tertulis, teguran keras. Pembekuan sementara kewenangan organisasi, atau rekomendasi pergantian atau pencabutan mandat organisasi.
Selain itu, Kadin akan melakukan audit internal terhadap struktur dan aktivitas kelembagaan Kadin Kota Cilegon dan Kadin Provinsi Banten. Hasil audit ini akan disampaikan kepada Kementerian Investasi/BKPM dan Pemerintah Provinsi Banten sebagai klarifikasi resmi.
Karena ingin menjaga reputasi baik organisasi dan dunia usaha. Kadin berkomitmen untuk memberikan perlindungan kelembagaan kepada investor.
Kadin Indonesia sangat berkomitmen untuk menjunjung tinggi hukum, mendukung investasi yang sehat. Dan menjaga marwah perusahaan sebagai mitra strategis pemerintah.
Kadin berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran prinsip-prinsip tersebut sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi dan hukum nasional yang berlaku.
Sebelumnya, pada Jumat, 9 Mei 2025, ada insiden di Cilegon yang melibatkan sejumlah orang yang mengaku anggota Kadin Kota Cilegon.
Kelompok tersebut melakukan tindakan intimidatif dan demonstrasi terhadap manajemen PT Chengda. PT Chengda adalah kontraktor utama untuk PT Chandra Asri Alkali (CAA). Sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri petrokimia dan memiliki investasi di wilayah Cilegon.
Baca juga : Kadin Indonesia manfaatkan AI bantu UKM menembus pasar global
(Anisa-red)
