Jakarta, Intra62.com – Jurnalis rombongan Kemenkominfo kunjungi Cenderawasih Pos. Kamis 8 Agustus, rombongan Kunjungan Jurnalistik 2024 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terdiri dari tujuh jurnalis dari Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung. Mereka mengunjungi Kantor Cenderawasih Pos yang terletak di Jalan Balai Kota No. 07 Entrop Jayapura Papua.
Direktur Cenderawasih Pos Nurul Hidayah Pemimpin Redaksi Cenderawasih Pos N. Lucky Ireeuw, dan Gratianus Silas Pemimpin Redaksi Ceposonline.com menerima rombongan jurnalis dari Harian Yogya Kompas.Com. Media Indonesia, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, LKBN ANTARA, dan Republika.
Koran Cenderawasih Pos diterbitkan secara mandiri sejak 1 Maret 1993 dan dikirim ke seluruh Papua dan Papua Barat.
Selama perjalanan mereka mereka kemudian bergabung dengan manajemen Jawa Pos. Saat ini koran mereka terdiri dari 16 halaman dengan konten berita olahraga yang paling banyak.
Baca juga : Menkominfo Melantik dan Mengukuhan Satgas Cyber Crime RI-1 Hadapi Kejahatan Digital yang Mencekam
Karena olahraga terutama bola dan Persipura, sangat menarik perhatian pembaca di sini dan dapat mengalahkan berita lain. Selain itu, pemain Papua yang bermain untuk tim nasional memiliki dampak yang signifikan pada pembaca di sini. Lucky mengatakan, “Bahkan misalnya ada pasar kebakaran, tetapi Persipura sedang bermain, jadi kami akan beri porsi headline.”
Gratianus Silas, di sisi lain mengatakan bahwa pihaknya memberikan ruang untuk halaman olahraga ini hanya untuk melihat antusiasme orang-orang di daerah itu, yang bahkan dapat melakukan konvoi dengan bendera negara atau klub bola saat mereka menang dalam pertandingan.
Dia menyatakan bahwa tidak hanya bola tetapi juga berita yang informatif tentang peristiwa dan tradisi.
Harian Cenderawasih Pos kini tersedia secara online di www.ceposonline.com, yang menyajikan informasi terkini dan berita terkini dari Tanah Papua.
Nurul menyatakan bahwa rilis tidak boleh dimuat. Yang diperbolehkan adalah jika sebuah lembaga atau individu menghubungi kami atau memberikan waktu untuk wawancara atau pertemuan, tetapi demikianlah jurnalistik yang kami anut.
( red/ratna)
