Jakarta , Intra62.com . Holding PTPN III Membayar Utang 18 Triliyun rupiah, dengan sisa 30 Triliyun rupiah.
Mohammad Abdul Ghani, Direktur Utama PTPN III (Persero), mengatakan bahwa perusahaan telah membayar utang sebesar Rp 18 triliun, termasuk utang pokok dan pembayaran pensiunan.
“Selama transformasi yang kami lakukan dari 2020 hingga saat ini selama 3 tahun, kami mengumpulkan laba Rp 11,7 triliun. Kemudian kami sudah membayar kewajiban perbankan Rp 11,3 triliun, utang pokok kami turun Rp 11 triliun, dan santunan Rp 3,7 triliun sudah kami bayar iuran.
Kemudian, anggota Komisi VI DPR RI bertanya tentang sisa utang Holding Estate. Sebagai tanggapan, Abdul Ghani menyatakan bahwa dari utang sebelumnya sebesar Rp 43 triliun, masih ada utang sekitar Rp 30 triliun.
ia menyatakan bahwa hanya tinggal 30 triliun dari 43 triliun.
Baca juga : Antisipasi PHK Massal ,Jokowi Panggil Sejumlah Menteri Bahas Pabrik Tekstil Tutup
Perusahaan telah mengalami kerugian hingga 5,4 triliun dari tahun 2014 hingga 2020, tetapi setelah transformasi, Holding Perkebunan Nusantara telah mencetak laba setiap tahun selama tiga tahun.
Laba BUMN mencapai 11,7 triliun dalam tiga tahun, terdiri dari laba tahun 2021 sebesar 4,04 triliun, laba tahun 2022 sebesar 6,02 triliun, dan laba tahun 2023 turun menjadi 1,02 triliun. (redx )
