Cirebon, Intra62.com – Gapura tradisional setinggi 8,7 meter di Taman Pataraksa di Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon , ambruk pada Selasa malam (2/12/2024).
Iwan Ridwan Hardiawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mengatakan, ambruknya pintu gerbang tersebut terjadi sekitar pukul 20.37 WIB akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon. Iwan mengaku belum mengetahui penyebab runtuhnya gapura yang menelan biaya Rp 226 juta tersebut.
Baca Juga: Bepergian Ke Cirebon Jangan Lupa Menikmati Kuliner Malamnya

“Saya berkoordinasi dengan pengelola proyek konstruksi. Saya menanyakan alasannya (manajer proyek). pekerjaan Sepanjang dalam proses konstruksi memenuhi spesifikasi,” kata Iwan, pada Rabu (3/12/2023).
Sebelum gapura runtuh, beberapa bagian Taman Pataraksa mengalami kerusakan antara lain tangga, batu sikat, area kolam, dan area gerbang.
“Kami terus menjaga situasi di Taman Pataraksa jika ada sesuatu yang dianggap cacat atau hilang. Kami selalu mengingatkan kontraktor kami untuk segera melakukan perbaikan,” ujarnya.
“Kemarin tanggal 2 Januari sudah dikirim surat ke kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan, tapi malam ini ambruk dulu,” sambungnya.
Iwan menegaskan, kawasan Taman Pataraksa ditutup sementara akibat kejadian tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban dalam jiwa kejadian ini. Taman Pataraksa ditutup sementara untuk umum,” terangnya.
Dari hasil pantauan, bukan hanya gapura saja yang rusak. Namun banyak kerusakan yang terjadi di kawasan Taman Pataraksa, antara lain tangga roboh dan bebatuan terkelupas. (merah/intra62)
