Sukabumi, Intra62.com – Kematian tragis Ketua BPD Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Eman Suherman yang ditemukan gantung diri, menyisakan misteri? Pihak keluarga menolak otopsi setelah mengetahui kasus gantung diri, sehari setelah Pilkades serentak tahun 2023.
Jenazah Eman ditemukan warga pada Senin (25/9/2023) dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya di Babakan, Desa Karangtengah. Saat itu, saksi sedang mencari Eman untuk mendapatkan tanda tangan Ketua BPD pada lembar BAP Pilkades Karangtengah Tahun 2023.
Saat ditemukan saksi sekitar pukul 12.00 WIB (sebelumnya ditulis pukul 11.00 WIB), Eman masih mengenakan pakaian yang dikenakannya saat pemilu di Desa Karangtengah. Kemeja biru muda dibalut rompi gelap dan celana gelap, menggantung di dapur dengan tali tambang plastik.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Menghebohkan Cikarang
Pasca kejadian tersebut, beredar kabar dugaan penyebab meninggalnya Eman dari beberapa warga yang sempat mendengar keluhan almarhum terkait pilkades, sebelum diketahui meninggal dunia. Eman mengaku pernah bercerita bahwa dirinya mendapat tekanan terkait rencana sidang Pilkades Karangtengah.
Selain menjadi Ketua BPD Karangtengah, Eman juga terdaftar sebagai BUMD. Pria berusia 53 tahun ini dikenal memiliki kepribadian yang ramah dan penuh perhatian. Usai dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan autopsi, jenazah Eman diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan oleh penyidik polisi. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi setelah mendapat informasi otopsi bahwa itu hanya bunuh diri.
Dihubungi secara eksklusif Kapolres Sukabumi Akbp Maruly Pardede melalui Kapolres Sukabumi Irjen Aah Saepul Rohman membenarkan kesimpulan otopsi jenazah Eman yang dilakukan pihak RSUD Sekarwangi.
“Saat ini korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri, namun petugas polisi masih menyelidiki motif dan kematiannya.” ungkap Aah
Aah kemudian menjelaskan kronologi kematian Eman kepada tim penyidik polisi di lokasi kejadian. Polisi memastikan, korban pertama kali ditemukan oleh dua warga sekitar (saksi) yang hendak menemui Eman.
Saat itu, dua orang saksi melihat sepeda motor Eman terparkir di halaman. “Setelah itu ada dua orang warga yang mengetuk pintu namun tidak ada respon sehingga masuk karena pintu tidak terkunci. Saksi kemudian melihat korban dalam posisi gantung diri,” jelas Aah.
Namun, kata Aah, petugas dari Polsek Cibadak dan Polres Sukabumi setelah mendapat laporan langsung menuju TKP. Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah korban ke RSUD Sekarwangi Cibadak. Kepada wartawan, Aah menegaskan imbauan Kepala Sukabumi agar semua pihak tetap tenang dan tidak berspekulasi atas kejadian yang dialami Ketua BPD Desa Karangtengah.
Aah menyimpulkan, “Kapolri melalui awak media menyampaikan pesan kepada seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, karena kejadian ini sudah ditangani petugas kami, saat ini proses penyidikan sedang berjalan.” pungkasnya. (red/intra62)
