Jakarta, Intra62.com – Penyintas bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menerima 6.000 porsi makanan Sajian Berkah Bergizi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui program Bank Makanan.
“Dapur umum Bank Makanan Baznas telah dibuka sejak Sabtu (22/11) dan menyalurkan sekitar 1.500 paket makanan setiap hari. Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengatakan, “Layanan ini menyasar para penyintas yang terpaksa mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan dan kondisi lingkungan yang belum aman.”
Sebagaimana dinyatakan oleh Saidah, penyediaan porsi makanan siap saji merupakan tindakan cepat dari Baznas untuk menanggapi kebutuhan pangan warga yang terkena dampak bencana.
Menurutnya, distribusi paket makanan siap saji ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan memenuhi kebutuhan gizi mereka dalam kondisi yang terbatas karena bencana longsor.
Ia menyatakan bahwa makanan siap saji didistribusikan ke beberapa lokasi pengungsian, termasuk Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, Gedung Haji Desa Pringamba, dan Gedung Muhammadiyah, serta ke rumah kerabat orang yang mengungsi.
Saidah menyatakan, “Kami memastikan distribusi dilakukan secara merata, termasuk ke titik-titik kecil di mana pengungsi mandiri tinggal, agar seluruh penyintas memperoleh akses pangan yang memadai.”
Saidah menyatakan bahwa paket makanan yang dibagikan telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dasar para penyintas, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan orang tua.
Dia menjelaskan, “Kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan asupan yang cukup meski dalam kondisi sulit.”
Menurut Saidah, pendistribusian ribuan paket makanan ini menunjukkan bagaimana zakat dapat membantu masyarakat dalam situasi darurat dengan cepat. Ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membantu masyarakat dalam situasi darurat.
Selain itu, ia menyatakan bahwa hingga akhir masa tanggap darurat, layanan dapur umum Baznas akan tetap beroperasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Baca Juga : Tanah Longsor Melanda Empat Wilayah Di Sumatera Utara.
(Red).
