• Thu. Jun 4th, 2026

20,8 Juta Batang Mangrove Ditanam Di M4CR Oleh Kemenhut.

ByBunga Lestari

Jan 5, 2026

Jakarta, Intra62.com – Selama periode 2024–2025, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan menanam 20.880.620 batang mangrove di empat provinsi prioritas melalui Proyek Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).

Dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin, Giri Suryanta, Kepala Sub Direktorat Rehabilitasi Hutan Mangrove Ditjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kemenhut, menyatakan bahwa Proyek M4CR akan menanam mangrove seluas 15.574 hektare di empat provinsi utama: Kalimantan Utara, Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Timur, sampai tahun 2025.

Menurutnya, penanaman mangrove ini merupakan bagian dari penguatan ketahanan pesisir dan upaya iklim berbasis alam. Selain berkontribusi pada pemulihan ekosistem, kegiatan rehabilitasi mangrove ini juga mendorong masyarakat pesisir untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses tersebut.

Pada 2024, total 14.646.800 batang mangrove ditanam di area seluas 13.307 hektare.

Dari jumlah tersebut, 1.162.320 batang, terutama di Provinsi Sumatera Utara dan Riau, telah memasuki tahap pemeliharaan. Program Matching Grants, Sekolah Lapang Rehabilitasi Mangrove (SL RM), dan kegiatan penanaman melibatkan 15.047 orang.

Memasuki tahun 2025, penanaman mangrove akan dimulai lagi di area 2.267 hektar di Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Timur. Sejauh ini, 6.233.820 batang mangrove telah ditanam di tiga provinsi tersebut.

Dia menambahkan, “Data pemeliharaan dan jumlah masyarakat yang terlibat akan diperbarui seiring dengan penyelesaian tahapan administrasi dan verifikasi kegiatan karena pelaksanaan ini masih dalam tahap awal.”

Dia mengatakan bahwa rehabilitasi mangrove yang telah dicapai melalui Proyek M4CR menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendorong pemulihan ekosistem mangrove secara bertahap, terkontrol, dan berkelanjutan.

Secara khusus, pendekatan berbasis komunitas yang diterapkan dalam proyek tersebut memperkuat peran ekologis mangrove sebagai pelindung alami wilayah pesisir dan memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sumber daya alam yang lestari.

Baca Juga : Bulog Tanam Bibit Pohon Alpukat di Jawa Timur

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/