Jakarta, Intra62.com –
Dalam sepekan ke depan, dari 4 hingga 10 Maret 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan sedang hingga lebat dengan kilat dan angin kencang.
Teguh Rahayu, kepala BMKG Stasiun Bandung, mengatakan bahwa sejumlah fenomena dinamika atmosfer memengaruhi kondisi tersebut, termasuk gelombang Low Frequency (LF) yang menyebabkan awan hujan.
Teguh mengatakan di Bandung, Rabu, bahwa dia memperkirakan bahwa pada satu pekan ke depan umumnya akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang antara siang, sore, dan malam hari.
Oleh karena itu, Teguh meminta semua orang, terutama mereka yang tinggal di Jabar, untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang akan terjadi dalam sepekan ke depan.
Menurut Teguh, kondisi labilitas atmosfer berada pada kategori labil ringan hingga kuat, dan dia juga menunjukkan kemungkinan munculnya awan konvektif yang menyebabkan cuaca ekstrem.
BMKG menyimpulkan bahwa hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam waktu singkat di beberapa wilayah Jabar, berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi.
Selain itu, Teguh menyatakan bahwa pihaknya mengeluarkan beberapa rekomendasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah mengenai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG. Pahami potensi bencana di lingkungan sekitar dan segera lakukan langkah pengurangan risiko,” katanya.
Ia juga menyatakan bahwa masyarakat diminta untuk waspada terhadap cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan kilat yang mungkin terjadi secara tiba-tiba saat peralihan dari musim kemarau ke musim hujan tahun ini.
Teguh mengatakan bahwa diharapkan masyarakat mengenali potensi bencana yang terjadi di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi risiko bencana tersebut, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan, dan menata lingkungan sekitarnya.
Baca Juga : BMKG: NTB Akan Memiliki Kesempatan untuk Mengambil Gambar Gerhana Bulan Total Pada 3 Maret 2026.
Baca Juga : BMKG: Waspadai gelombang 4 meter di perairan Sumut hingga 16 Februari
(Red).
