• Fri. Jul 24th, 2026

Program Makan Bergizi Gratis Ditambahkan Pendidikan Gizi Oleh Sudaryono

ByLia Uyee

Jul 24, 2026

Jakarta, Intra62.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan bahwa pihaknya akan menambahkan materi pendidikan gizi ke Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar siswa tidak hanya mendapatkan makanan bergizi tetapi juga memahami pentingnya pola makan sehat sejak usia dini.

Saat meninjau pelaksanaan Program MBG di SDN Bantarjati 09, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat, Sudaryono membuat pernyataan tersebut.

Untuk mendukung pengembangan kebiasaan hidup sehat pada anak, BGN akan membuat modul tambahan yang akan disampaikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekolah, kata Sudaryono.

“Selain mengajarkan etika seperti cuci tangan dan berdoa sebelum makan, kami akan menjelaskan kandungan gizinya dan alasan mengapa makan sayur penting. Kami juga akan memberi tahu anak-anak tentang hal itu.”

Ia mengatakan bahwa kebiasaan yang dibentuk selama masa kanak-kanak akan memengaruhi pola konsumsi seseorang ketika mereka dewasa, sehingga edukasi gizi sangat penting untuk keberhasilan Program Nutrisi dan Gizi (MBG).

Jika anak-anak kita suka sayuran, kita juga akan suka sayuran. Menurutnya, ini bukan makan gratis yang enak atau yang disukai. Sebaliknya, ini adalah makan yang sehat dan porsinya cukup yang diusahakan.

Sudaryono menambahkan bahwa BGN terus mengevaluasi pelaksanaan MBG melalui inspeksi langsung ke dapur penyedia makanan. Kualitas menu, penyajian, dan tingkat penerimaan siswa terhadap makanan yang disediakan semuanya dievaluasi.

Dia menyatakan bahwa saat ini ada sekitar 27 ribu dapur MBG yang beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia, dan sebagian besar dari mereka telah menjalankan program sesuai standar. BGN akan terus membina penyedia layanan dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan dinas pendidikan.

Baca Juga : Hashim Djojohadikusumo tegaskan program MBG tidak dihentikan

Sementara itu, Sugiartini, Kepala SDN Bantarjati 09 Kota Bogor, mengatakan bahwa program MBG telah mengubah pola makan siswa di sekolahnya.

Anak-anak sangat senang. Orang yang biasanya tidak makan sarapan sekarang makan, dan orang yang biasanya tidak suka sayur sekarang suka sayur. Dia mengatakan, “Alhamdulillah hampir setiap anak makan MBG, dan hampir semuanya habis.”

Sugiartini mengatakan bahwa menu siswa yang paling disukai termasuk ayam, telur, burger, dan buah. Ini menunjukkan bahwa siswa menyukai program tersebut.

( Red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/