• Sat. Apr 18th, 2026

Tawaran kerja sama nuklir Prancis diterima Belanda.

ByBunga Lestari

Mar 3, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Menteri pertahanan dan luar negeri Belanda mengatakan dalam surat terbuka bahwa mereka menerima tawaran Prancis untuk melakukan kerja sama yang lebih erat di bidang senjata nuklir pada Senin (2/3).

Dalam surat yang ditujukan kepada parlemen, Menteri Pertahanan Belanda Dilan Yesilgoz-Zegerius dan Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen menyatakan, “Tawaran ini memberikan Belanda peluang untuk memperkuat dimensi Eropa dalam penangkalan nuklir bersama sekutu-sekutu kami di NATO.”

Surat tersebut menyatakan bahwa ancaman geopolitik, perubahan dalam politik global, dan kemajuan teknologi adalah semua faktor yang membuat Eropa menghadapi tantangan keamanan yang signifikan.

Ini memerlukan Eropa untuk bertanggung jawab lebih besar atas keamanannya sendiri. Bagian dari upaya tersebut adalah meningkatkan kontribusi Eropa terhadap penangkalan konvensional dan nuklir. Surat tersebut menyatakan bahwa usulan Prancis untuk memperdalam diskusi mengenai masalah ini dengan para mitra Eropa sejalan dengan tujuan tersebut, dan Kabinet memandang perlu untuk menerimanya.

Dua menteri menegaskan bahwa NATO tetap menjadi pilar keamanan Eropa—untuk Belanda dan Eropa secara keseluruhan. Mereka juga menyatakan bahwa lebih banyak kerja sama dengan Prancis hanya akan melengkapi kerangka pertahanan kolektif dan penangkalan nuklir NATO, bukan menggantikankannya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya menyatakan pada Senin yang sama bahwa Prancis akan memperkuat arsenal nuklirnya dan memasukkan “dimensi Eropa” dalam strategi penangkalannya, menekankan bahwa Prancis akan bertanggung jawab sepenuhnya atas pilihannya tentang penggunaan senjata nuklir.

Macron menyatakan bahwa Prancis menawarkan kepada negara-negara mitra Eropa yang tertarik pada kerja sama yang lebih erat, yang dapat mencakup berbagai jenis koordinasi, seperti konsultasi dan latihan gabungan. Sejumlah negara telah menyatakan minatnya: Swedia, Inggris, Jerman, Polandia, Belanda, Belgia, Yunani, dan Denmark.

Baca Juga : Sugiono menghubungi Menlu Iran sekali lagi, menegaskan kesiapan Amerika Serikat saat Konflik.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/