Solo, Intra62.com – Solo jajan Festival 2023 akan berlangsung di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo pada Jumat (20/10/2023) hingga Minggu (22/10/2023), pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
210 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) food and fashion mengikuti Solo jajan Festival 2023 yang pertama kali digelar di Solo.
Panitia penyelenggara cukup kesulitan mengumpulkan 210 UMKM untuk mengikuti acara jajan Festival 2023. Biasanya di setiap festival hanya ada sekitar 100, cukup jarang.
Baca Juga: Kuliner Solo Langganan Presiden Jokowi
Festival Jajanan 2023 bermula dari kekhawatiran UMKM Solo kurang secara maksimal saat ada acara besar.
Meski hampir setiap akhir pekan di Solo ada event-event besar, namun UMKM lokal hanya mempunyai lokasi penjualan yang kurang sesuai, yaitu di kawasan terluar dan bukan di kawasan utama.
Kekhawatiran itu dirasakan Pendiri akun @Jajansolo, Hestu Nugraheni atau biasa disapa Yayuk, saat jumpa pers di Kulonuwun Kopi, Senin (16/10/2023). Ia mengatakan, UMKM, khususnya kuliner khas Solo, perlu diberi ruang lebih.
Menurutnya, banyak UMKM Solo yang ingin bertahan di festival, namun kalah dengan brand yang lebih sering tampil di acara. Padahal menurutnya masih banyak kuliner di Kota Bengawan yang enak dan layak dicicipi.
“pada momen ini, saya buka selebar-lebarnya untuk UMKM, semuanya, termasuk dari homemade, karena di sini momen untuk memperkenalkan dan men-display produk supaya orang jadi tahu,” lanjut dia.
Tujuan Utama Festival Jajan Solo 2023

Adalah untuk memamerkan makanan itu sendiri. Ada banyak produk kuliner buatan rumahan yang enak, namun belum terlalu dikenal.
Hestu mengatakan kuliner yang dijual di festival tersebut tidak akan dijual dengan harga yang mahal. Sebab, dia ingin seluruh warga Solo bisa menikmati masakan asli Solo.
Minimal Rp 100.000 itu bisa membawa banyak keceriaan, karena kalau saya sendiri yang datang ke acara Rp 100.000 itu, saya hanya punya dua.
Direktur Program Jajan Festival 2023, Krisna Cimink ia mengaku sengaja mendatangkan 200 tenant untuk menegaskan bahwa di Solo banyak produk kuliner atau fashion yang berkualitas. Hanya saja setiap terjadi peristiwa besar, mereka tidak pernah mendapat tempat.
Menurut Dua, yang membedakan dengan festival kuliner lain yang digelar di Solo adalah jumlah tenantnya. Lalu ada bedanya, acara ini fokus utamanya pada UMKM.
“Karena biasanya setiap festival pasti ada persewaan makanan dari luar, jadi jarang banyak orang di dalam, itu yang jadi perhatian kami. Dan di festival lain yang jadi daya tarik pasti bandnya,” tuturnya.
Selain itu, festival dengan band-band yang menjadi bintang utama biasanya tidak gratis. Hal ini menurunkan daya beli wisatawan dari para pelaku UMKM karena uangnya digunakan untuk membeli tiket.
“Tapi kalau di Solo Jajan Festival 2023 tiket masuknya gratis, sebenarnya kita ambil dari Solo. Ini juga yang menjadi perhatian kami karena lagi-lagi ada beberapa paket besar tapi jarang ada teman-teman Solo,” terangnya.
Selanjutnya, Solo Jajan Festival 2023 diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempromosikan dan memperkenalkan UMKM di Solo. Setelah ini, aktivitas perekonomian UMKM terus tumbuh dan pendapatan pun meningkat.
“Kami ingin teman-teman baru dan lama dapat berkembang lebih jauh di masa depan. Kemungkinan di Solo Jajan Festival 2023 Anda akan bertemu dengan investor atau partner baru, mungkin media bisnis. Mudah-mudahan semua UMKM yang akan datang semakin berkembang,” tutupnya. (red/intra62)
