Morowali , Intra62.com . Sekjend DPP AWDI Balham Wadja SH Prihatin Ledakan di PT.IMIP & Pertanyakan SOP Maintenance & Kebijakan HSE . Hal ini diungkapkan ketika selesai mengikuti Doa bersama di Jakarta , Senin ( 25/12/2023 ).
Kejadian ledakan tungku smelter yang mengalami insiden mengakibatkan meninggalnya 8 orang Tenaga kerja dan lima tenaga kerja China di PT. IMIP Kabupaten Morowali , Minggu tepat pukul 5,30 WITA ( 24/12/2023 )’
Sebagai pemimpin Organisasi di AWDI , Balham Wadja SH sangat concern terhadap dengan keselamatan kerja . Hal ini sebagai wujud dari implementasi sertifikat HSE internasional yang di miliki oleh Balham saat bekerja di Garuda Indonesia .
Menurutnya ada kecorobohan human eror dan faktor near miss sehingga ledakan bisa terjadi. sehingga wajar sekali bila mempertanyakan bagaimana SOP manitenance itu diterapkan . Jika keluar dari prosedur perbaikan wajar bila ledakan itu terjadi .
Baca juga : Kebakaran Besar di Kwitang
Seperti dijelaskan oleh Kepala Divisi Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan mengatakan insiden bermula saat sejumlah pekerja melakukan perbaikan pada tungku feronikel No.41 yang masih ditutup untuk maintenance. Para pekerja tengah memasang plat pada bagian tungku.
Saat perbaikan berlangsung, ternyata di bagian bawah tungku masih terdapat sisa carian slag atau bahan limbah berbatu yang dipisahkan dari logam selama peleburan atau pemurnian bijih. Carian slag itu keluar dan bersentuhan dengan barang-barang mudah terbakar di lokasi.
“Penyebab ledakan diperkirakan, karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan, saat proses perbaikan tersebut. Kemudian terjadi ledakan,” kata Kepala Divisi Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan dalam keterangannya, Minggu (24/12).
Agar kondisi kecelakaan kerja seperti human eror itu tidak terjadi lagi , mestinya ada Audit HSE yang dilakukan secara berkala , ” ujar Balham Wadja SH . Audit safety ini sangat penting sekali dalam menerapkan kebijakan HSE di perusaahan .
Perusahaan Asing harus tetap konsisten dan melindungi pekerja dalam kegiatan manufakturing . Karena tenaga kerja adalah asset yang harus di jaga dan ditingkatkan kualitasnya , ” jelas Balham Wadja SH. ( red )
