• Fri. Jun 5th, 2026

Sejarah Asal Muasal Danau Toba

ByIM

Aug 31, 2023
Sejarah Asal Muasal Danau

Jakarta, Intra62.com – Sejarah Sumatera Utara tidak lepas dari asal muasal Danau Toba. Cerita rakyat ini sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia karena merupakan cerita luar biasa yang bisa menjadi cerita dunia.

Danau Toba terletak di Parapat Sumatera Utara, danau ini merupakan danau terbesar ke 3 di Asia Tenggara, nomor satu adalah Danau Kaspia, yang kedua adalah Danau Baikal. Danau Toba mempunyai cerita rakyat tentang asal usulnya. Kisahnya bermula dari seorang petani muda bernama Toba.

Baca Juga: Menjelajah Pemandangan Danau Toba Dengan Menaiki Kapal Pesiar Marulam Tarahul Inspirasiku (MTI)

Toba adalah seorang petani yang banyak menghabiskan waktunya di sawah. Terkadang ia juga suka memancing untuk makan atau berjualan di pasar.

Suatu hari, dia pergi memancing. Tak lama kemudian, dia menemukan seekor ikan mas yang ukurannya cukup besar dibandingkan kebanyakan ikan mas. Tak lama kemudian, dia memutuskan untuk kembali ke rumah.

Sekembalinya ke rumah, Toba terkejut melihat ikan mas yang tadinya ingin dipotong dan dibersihkan telah berubah menjadi seorang wanita yang sangat cantik. Wanita itu kemudian menjelaskan kepada Toba bahwa dia adalah putri yang dikutuk.

Sang putri berterima kasih kepada Toba karena telah terbebas dari kutukan. Putri pun bersedia menjadi istri Toba dengan syarat, asalkan ia tak akan pernah menceritakan asal usulnya kepada siapa pun.

Mereka kemudian menikah dan beruntung mempunyai seorang putra bernama Samosir. Anak itu tumbuh sangat aktif dan agak nakal. Ia tidak pernah mau membantu ayahnya yang bekerja di ladang. Bahkan saat mengantarkan makanan kepada ayahnya, Samosir kerap menolak.

Samosir juga seorang yang rakus sehingga Toba harus bekerja lebih keras untuk memuaskan nafsu makan putranya. Faktanya, Samoris sering memakan jatah seluruh keluarga.

Sejarah Asal Muasal Danau Toba

Foto pemandangan Danau Toba, Sumatera Utara. (Red/Intra62)

Akhirnya suatu hari, ibunya meminta Samosir untuk mengantarkan perbekalan kepada ayahnya yang sedang bekerja di sawah. Awalnya Samosir menolak namun berkat paksaan ibunya, akhirnya ia bersedia mengantarkan makanan tersebut.

Samosir menghampiri ayahnya yang sedang bekerja di ladang dengan ekspresi muram. Samosir lalu pergi ke ladang di tengah perjalanan, Samosir sangat lapar.

Kemudian dia berhenti sejenak dan berpikir untuk makan sedikit saja bekal ayahnya tersebut, namun niat awalnya hanya makan sedikit, Samosir malah menyisakan makanan itu sedikit. Kemudian Samosir melanjutkan perjalanannya menuju ladang dengan makanan yang hampir habis.

Toba sangat senang ketika Samosir datang ke ladang membawa makanan, karena dia sangat lapar karena pagi harinya dia sudah bekerja. Kegembiraan itu tidak berlangsung lama, ia terkejut saat membuka bekal yang dibawakan Samosir.

Toba lalu bertanya dengan ekspresi sangat kesal. “Kenapa makananku tinggal sisa ?” kata Toba.

Samosir berkata “Aku sangat lapar di jalan, jadi aku makan dan minum sedikit dari bekal ayah, tetapi aku belum menghabiskannya, bukan? Aku menyisakanya untukmu,” ujar Samosir.

“Anak tidak tahu berterima kasih,” murka Toba kepada Samosir. Kemarahannya semakin membesar dan tak terbendung hingga ia mengumpat dengan kasar.

“Kamu adalah keturunan ikan!!” ucap Toba.

Saking terkejutnya Samosir, ia berlari pulang dan menangis. Sesampainya di rumah, Samosir menceritakanya kepada sang ibu.

Mendengar cerita Samosir, ibunya sangat kecewa dan menangis tersedu-sedu. Ia tak percaya suaminya telah melanggar sumpahnya asal usulnya yang berasal dari ikan.

Kemudian sang ibu berdiri dan menggandeng tangan Samosir, dan dalam hitungan detik mereka pun menghilang.

Sebuah keajaiban terjadi dari bekas telapak kaki ibu dan Samosir, terdapat air mengalir begitu deras sampai tak terbendung hingga seluruh desa terendam banjir dan tenggelam.

Sebuah danau terbentuk karena kejadian ini. Hingga danau itu dinamakan Danau Toba. Pulau kecil di tengah Danau Toba diberi nama Samosir untuk mengenang anak laki-laki dalam cerita ini. (red/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/