• Thu. Jun 4th, 2026

Sebelum ibu meninggal, bayi perempuan ditinggal oleh kakak perempuannya di Pasar Minggu.

ByBunga Lestari

Mar 5, 2026

Jakarta, Intar26.com –

Bayi perempuan berusia dua hari bernama Ameera Ramadhani ditinggal sang kakak, Zidan (12) di gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa sore (3/3), usai sang ibu meninggal.

“Assalamualaikum Ibu/Bapak yang menemukan adik saya. Saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan,” demikian isi surat yang dituliskan Zidan di Jakarta, Kamis.

Dalam surat itu, sang kakak meminta tolong agar sang adik dianggap seperti anak sendiri.

Ini karena sang kakak akan meninggalkannya setelah melahirkan dan tidak ingin masa depan adiknya sama sepertinya.

Dia berkata, “Tolong anggap dia seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukannya atau mengunjunginya lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terimakasih.”

Selasa sore, seorang bayi perempuan berusia dua hari ditemukan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Bayi itu ditemukan pada Selasa sore pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada polisi pada pukul 17.43 WIB, kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela.

Setelah diberitahu, petugas dari Polsek Pasar Minggu pergi ke tempat kejadian perkara untuk memeriksa kondisi bayi melalui saksi.

Anggiat menyatakan, “Saksi Dinda dan saksi Marlinah menyampaikan informasi bahwa seorang bayi perempuan berada di dalam tas belanja dalam gerobak nasi uduk.”

Pada awalnya, saksi Dinda mendengar tangisan bayi dari lantai dua. Dia kemudian mencari sumbernya dari tas bayi di depan rumah warga.

Bayi itu diselimuti selimut berwarna putih dan memakai pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru. Selain itu, tas itu berisi susu bubuk, tisu basah, sarung tangan, dan secarik kertas dengan tulisan.

Menurut tulisan yang ditulis oleh Zidan, yang diduga merupakan orang yang dengan sengaja melemparkan bayi di lokasi kejadian, bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari.

Sampai akhirnya, para saksi memutuskan untuk melaporkan penemuan bayi yang masih hidup kepada RT dan polisi. Mereka juga memberi tahu Polsek Pasar Minggu melalui grup WA mereka.

Selain itu, Piket Fungsi Polsek Pasar Minggu bekerja sama dengan RT, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu, dan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan untuk mencari rekaman CCTV.

Seorang bayi perempuan itu dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu pada pukul 19.55 WIB untuk penanganan medis tambahan, katanya.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/