Jakarta, Intra62.com –
Dilaporkan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan mengunjungi Jepang pada akhir Maret untuk mengadakan pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Pada Kamis (5/3), Kantor Berita Kyodo melaporkan bahwa Jepang akan menunjukkan komitmennya untuk membangun wilayah Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka dengan Indonesia, yang memiliki posisi strategis untuk pelayaran.
Sebagai bagian dari upaya China untuk memperkuat pengaruhnya di ASEAN, Jepang melakukan upaya ini, menurut laporan itu, mengutip beberapa sumber pemerintahan Jepang.
Prabowo sedang mempertimbangkan untuk mengunjungi Jepang selama dua hari pada 30 Maret, yang akan menjadi kunjungan pertamanya sejak menjabat sebagai Presiden RI pada Oktober 2024.
PM Takaichi telah menyatakan bahwa dia berencana untuk memperbarui inisiatif Indo-Pasifik Free and Open (FOIP), yang dia anggap sebagai pilar diplomasi Jepang.
Takaichi akan mengutamakan hubungan dengan negara-negara ASEAN untuk melaksanakan inisiatif yang diusulkan PM Shinzo Abe pada 2016.
Menurut laporan Kyodo, Indonesia adalah penerima program bantuan keamanan resmi Jepang dalam bentuk peralatan pertahanan kepada negara-negara sahabat.
Dilaporkan bahwa Jepang akan memberikan kapal patroli berkecepatan tinggi kepada Indonesia pada Januari 2025.
Selain itu, Prabowo dan Takaichi akan membahas ekonomi, yang mencakup penguatan rantai pasokan komoditas penting.
Baca Juga : Presiden Gibran menekankan etika penggunaan kecerdasan Buatan saat Berkunjung ke Rancaekek.
Baca Juga : Presiden Prabowo Berangkat ke Washington DC untuk Mengadakan Pertemuan Dengan Trump.
(Red).
