Jakarta, Intra62.com – Untuk meningkatkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan akan meningkatkan koordinasi antara kementerian dan pemerintah daerah.
Setelah meninjau pelaksanaan Program MBG di SDN Bantarjati 09 di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat, Sudaryono mengeluarkan pernyataan tersebut.
Sudaryono menyatakan bahwa koordinasi antarpemangku kepentingan sangat penting untuk pelaksanaan MBG yang efektif, mulai dari penyediaan makanan hingga pelatihan gizi untuk siswa.
Dia menambahkan, “Kami nanti akan membuka lebih jauh tentang bagaimana dinas atau Kementerian Kesehatan, dinas kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dinas pendidikan, dan seterusnya berpartisipasi agar ini sinkron.”
Ia mengakui bahwa masih ada masalah komunikasi yang terjadi saat melaksanakan program di beberapa daerah. Akibatnya, untuk membantu mengatasi berbagai hambatan segera, BGN akan meningkatkan sinergi lintas sektor.
Sudaryono menyatakan bahwa selain memperkuat koordinasi, BGN akan terus mengawasi operasi MBG melalui inspeksi langsung ke dapur penyedia makanan. Kualitas menu, penyajian, kebersihan, dan penerimaan makanan siswa semuanya dievaluasi.
Dia menyatakan bahwa saat ini ada sekitar 27 ribu dapur MBG yang beroperasi di seluruh Indonesia, dan sebagian besar telah melakukan pekerjaan sesuai standar.
Kita sisir kekurangan dan meminta perbaikan segera jika tidak dapat diperbaiki. Sebaliknya, kami menghargai upaya mitra, SPPG, relawan, pegawai dapur, dan pihak sekolah.
Sementara itu, Sugiartini, Kepala SDN Bantarjati 09 Kota Bogor, menyatakan bahwa siswa merespons Program MBG dengan baik. Dia mengklaim bahwa program tersebut membantu anak-anak mengubah kebiasaan makan mereka, seperti membiasakan mereka untuk makan sarapan dan mengkonsumsi sayuran.
Anak-anak sangat senang. Orang yang biasanya tidak makan sarapan sekarang makan, dan orang yang biasanya tidak suka sayur sekarang suka sayur. Sugiartini menyatakan bahwa syukurnya hampir setiap anak mengonsumsi MBG, dan hampir semuanya habis.
Baca Juga : Program Makan Bergizi Gratis Ditambahkan Pendidikan Gizi Oleh Sudaryono
( Red )
